Puting Beliung Terjang Huntara di Bener Meriah, Lima Rusak

3 hours ago 2
Aceh

24 Maret 202624 Maret 2026

Puting Beliung Terjang Huntara di Bener Meriah, Lima Rusak Atap Huntara diterjang anging puting beliung. (Waspada.id/Ist)

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

REDELONG (Waspada.id): Angin puting beliung menerjang kawasan hunian sementara (Huntara) Dry Port Ketipis, Kampung Kute Kering, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 12.36 WIB.

Akibatnya, lima unit huntara mengalami kerusakan setelah dihantam angin kencang yang datang secara tiba-tiba.

Kerusakan terjadi pada bagian atap huntara di blok A6 hingga A10, dengan kondisi cukup signifikan. Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik, meski tidak berlangsung lama.

Kepala Pelaksana BPBD Bener Meriah, Safriadi, mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

“Tim saat ini fokus mengevakuasi dan memindahkan barang-barang milik warga ke huntara yang masih kosong agar tetap aman,” ujar Safriadi.

Beruntung, saat kejadian sebagian penghuni tidak berada di tempat karena masih dalam suasana libur Lebaran. Kondisi ini membuat peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Penghuni sementara kita relokasi ke unit yang belum ditempati. Karena banyak warga pulang kampung, proses evakuasi juga berjalan lebih cepat,” jelasnya.

Sementara itu, Khairuzzaki selaku vendor pengerjaan proyek huntara memastikan pihaknya segera melakukan pengecekan serta perbaikan terhadap bangunan yang terdampak.

“Saya sudah menerima informasi ini dan sedang menuju lokasi. Nanti akan kita cek langsung dan segera dilakukan perbaikan,” katanya.

Hingga kini, proses penanganan masih terus berlangsung. Petugas juga terus memantau kondisi huntara lainnya guna mengantisipasi potensi kerusakan lanjutan. (Id.86)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |