Rakyat Bicara, Incumbent Bertahan, Faidil Wiranda Kunci Kemenangan

2 hours ago 2
Aceh

9 Februari 20269 Februari 2026

Rakyat Bicara, Incumbent Bertahan, Faidil Wiranda Kunci Kemenangan Panitia menempelkan hasil rekapitulasi suara Pilchiksung Gampong Mesjid Guci Rumpong yang memastikan kemenangan incumbent Faidil Wiranda, Sabtu (8/2).Waspada.id/Ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

Politik gampong (desa-red) tidak selalu riuh, tetapi selalu jujur. Di Gampong Mesjid Guci Rumpong, rakyat telah berbicara dengan bahasa paling tegas, suara.

Faidil Wiranda, keuchik incumbent, kembali dipilih untuk memimpin periode 2026–2032. Bukan karena status, melainkan karena rekam jejak yang masih dipercaya.

Pemilihan keuchik yang digelar Sabtu, 8 Februari 2026, menjadi arena pembuktian. Incumbent diuji ulang, penantang diberi ruang. Hasilnya tidak abu-abu.

Faidil Wiranda, keuchik terpilih Gampong Mesjid Guci Rumpong periode 2026–2032. Waspada.id/Ist

Faidil Wiranda mengunci kemenangan dengan 104 suara, meninggalkan penantangnya Wahyunda Cahyanna yang hanya mengumpulkan 78 suara. Selisih ini bukan kebetulan, melainkan pesan politik.

Dari total 210 pemilih, sebanyak 182 suara dinyatakan sah. Artinya, mayoritas warga secara sadar memilih keberlanjutan dibanding janji baru yang belum teruji. Dalam demokrasi lokal, ini adalah referendum kecil atas kinerja.

Negara hadir memastikan proses berjalan sah dan tertib. Camat Peukan Baro Iswadi, S.HI., bersama unsur Forkopimcam, mengawal jalannya pemilihan. Tidak ada ruang bagi klaim sepihak, tidak ada celah bagi delegitimasi. Proses selesai, keputusan rakyat final.

Kemenangan Faidil Wiranda sekaligus menutup ruang tafsir politik. Incumbent yang gagal biasanya ditinggalkan. Namun di Mesjid Guci Rumpong, yang terjadi justru sebaliknya. Rakyat memilih mempertahankan pemimpin yang mereka kenal, bukan mencoba figur yang masih harus dibuktikan.

Kini panggung politik telah dibongkar. Tidak ada lagi lawan, tidak ada lagi kompetisi. Yang tersisa hanyalah tanggung jawab. Enam tahun ke depan akan menjadi ujian sesungguhnya: apakah kepercayaan ini dijaga, atau justru dikhianati.

Satu hal pasti, suara rakyat kali ini bukan basa-basi. Ini mandat keras dan sejarah gampong akan mencatat siapa yang memuliakannya.

Muhammad Riza

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |