Riefky: MBG Gerakkan Ekonomi Daerah

6 hours ago 3
AcehEkonomi

24 Februari 202624 Februari 2026

 MBG Gerakkan Ekonomi Daerah Teuku Riefky Harsya disambut Wakil Bupati Pidie, Alzaizi Umar, saat tiba di Kabupaten Pidie dalam rangka kunjungan kerja dan pembukaan pelatihan MASAMO, Selasa (24/2/2026). Waspada.id/Muhammad Riza

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

SIGLI (Waspada.id): Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) serta ekosistem ekonomi kreatif dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja di Kabupaten Pidie, Selasa (24/2/2026).

Kedatangan Riefky bersama jajaran Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia disambut Wakil Bupati Pidie, Alzaizi Umar, Kepala Dinas Parpora Edi Saputra, Plt Asisten II Setdakab Pidie Apriadi, serta sejumlah pejabat lintas organisasi perangkat daerah.

Dalam agenda tersebut, Riefky membuka pelatihan MASAMO (Masak Bersama Master Chef) yang diikuti 51 juru masak satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Program ini menghadirkan Chef Norman Ismail untuk memberikan pendampingan teknis, peningkatan variasi menu, standar higienitas, hingga manajemen dapur.

Menurut Riefky, penguatan kapasitas juru masak bukan sekadar peningkatan keterampilan teknis, melainkan bagian dari investasi jangka panjang untuk membangun generasi sehat dan berdaya saing. “Ini bukan hanya soal memasak. Ini tentang kualitas gizi, standar pelayanan, dan masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, secara nasional penerima manfaat MBG telah mencapai puluhan juta orang melalui ribuan unit SPPG. Program tersebut, kata dia, bukan hanya berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, tetapi juga memiliki efek berganda terhadap perekonomian daerah. “MBG menggerakkan rantai pasok mulai dari petani, peternak, nelayan, pedagang, hingga sektor jasa. Jika dikelola dengan baik, ini menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru di daerah,” kata Riefky.

Selain mengembangkan 17 subsektor ekonomi kreatif, kementerian juga diminta mendukung sektor kuliner yang memiliki keterkaitan langsung dengan MBG. Karena itu, peningkatan kualitas SDM dapur menjadi prioritas agar standar pelayanan semakin baik dan profesional.

Riefky menekankan bahwa dukungan APBN dan sinergi lintas kementerian merupakan peluang nyata yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh daerah. Ia menilai Aceh, khususnya Pidie, memiliki potensi besar dalam subsektor kuliner dan UMKM berbasis lokal.

Sementara itu, Alzaizi Umar menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap daerahnya. Ia menilai kehadiran Menteri Ekonomi Kreatif menjadi energi baru bagi pelaku UMKM dan generasi muda Pidie untuk berkembang.

“Kami berharap momentum ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pemuda dan pelaku usaha untuk naik kelas ke ekonomi kreatif. Pemerintah daerah siap bersinergi agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Alzaizi.

Menurut dia, kolaborasi multipihak menjadi kunci keberhasilan, baik dalam pelaksanaan MBG maupun dalam pengembangan ekonomi kreatif secara luas. Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas dapur SPPG, termasuk pengawasan kebersihan, sterilisasi peralatan, serta standar keamanan pangan.

Menutup kegiatan, Riefky memohon doa agar amanah yang diembannya dapat dijalankan dengan baik di tengah berbagai tantangan. Dengan mengucapkan basmalah, ia secara resmi membuka pelatihan MASAMO bagi 51 juru masak, seraya berharap program tersebut menjadi bagian dari upaya bersama membangun generasi emas Indonesia dari Pidie. (Id69)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |