Rotasi Bumi Berubah Drastis Gara-Gara China, NASA Buka Suara

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah fakta mengejutkan diungkap para ilmuwan dunia. Rotasi bumi dilaporkan mengalami pergeseran dan perubahan kecepatan yang cukup drastis. Menariknya, fenomena geologi berskala planet ini disebut-sebut dipicu oleh aktivitas manusia di satu negara, yakni China.

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akhirnya buka suara untuk memberikan penjelasan ilmiah di balik klaim mencengangkan tersebut. Berdasarkan data satelit dan kalkulasi fisik, fenomena ini rupanya berkaitan erat dengan proyek infrastruktur raksasa milik Negeri Tirai Bambu, Bendungan Tiga Ngarai (Three Gorges Dam).

Lantas, bagaimana bisa sebuah bendungan di satu negara mampu memengaruhi pergerakan planet bumi?

Efek 'Momentum Sudut' dari 40 Miliar Ton Air

Bendungan Three Gorges yang membendung Sungai Yangtze di Provinsi Hubei, China, bukan sekadar bendungan biasa. Ini adalah pembangkit listrik tenaga air terbesar di dunia. Saat beroperasi penuh, bendungan raksasa ini mampu menampung volume air hingga mencapai 40 kilometer kubik atau setara dengan 40 miliar ton air, menurut ahli geofisika dari Pusat Penerbangan Antariksa Goddard NASA, Benjamin Fong Chao, dikutip dari IFL Science.

Para ilmuwan NASA menjelaskan, pengumpulan massa air yang luar biasa besar di satu titik spesifik tersebut telah memicu pergeseran distribusi massa bumi. Dalam ilmu fisika, fenomena ini memengaruhi apa yang disebut sebagai 'Momentum Sudut' (Angular Momentum).

Ketika bendungan diisi penuh, konsentrasi massa air setinggi 175 meter di atas permukaan laut tersebut menggeser distribusi massa planet kita terhadap porosnya, menurut ilmuwan NASA.

Secara sederhana, fenomena ini mirip dengan seorang penari es (ice skater) yang sedang berputar. Ketika sang penari merentangkan tangannya menjauh dari tubuh, putarannya akan melambat. Sebaliknya, saat tangan ditarik merapat ke tubuh, putaran akan menjadi lebih cepat.

Dalam kasus China, pemindahan dan pemusatan miliaran ton air ke bendungan raksasa tersebut telah menaikkan massa air menjauhi inti bumi. Akibatnya, kecepatan rotasi bumi melambat.

Dampak Nyata pada Waktu Dunia dan Poros Bumi

Berdasarkan kalkulasi matematis yang dirilis oleh NASA, dampak dari keberadaan Bendungan Three Gorges ini memang tidak sampai membuat bumi berhenti berputar secara ekstrem, namun secara sains angka perubahannya sangat nyata:

  • Perpanjangan Waktu Hari: Rotasi bumi melambat, menyebabkan durasi satu hari bertambah lama sekitar 0,06 mikrodetik (sepersejuta detik).
  • Pergeseran Poros Bumi: Posisi kutub atau poros bumi dilaporkan bergeser sekitar 2 sentimeter dari posisi normalnya.
  • Bentuk Bumi Mengalami Perubahan: Bumi menjadi sedikit lebih bulat di bagian tengah dan lebih rata di bagian kutub akibat redistribusi massa air tersebut.

Meskipun angka mikrodetik terdengar sangat kecil dan tidak akan terasa dalam kehidupan sehari-hari manusia, bagi para astronom dan ilmuwan navigasi, perubahan sekecil apa pun pada rotasi bumi sangat krusial. Pergeseran ini memengaruhi akurasi jam atom dunia serta sistem penentuan posisi global (GPS) yang digunakan di seluruh planet.

Para ahli menegaskan bahwa fenomena ini menjadi bukti nyata pertama dalam sejarah modern bahwa aktivitas rekayasa infrastruktur yang dilakukan manusia ternyata sudah cukup masif untuk mengubah karakteristik fisik dari planet tempat kita tinggal.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |