Sekjen DPR RI : Peringatan Nuzulul Quran Momentum Memperdalam Pemahaman Terhadap Nilai- Nilai Al-Qur’an

5 hours ago 3

JAKARTA (Waspada.id): Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar menyampaikan peringatan Nuzulul Quran tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini kita diingatkan kembali bahwa Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menumbuhkan kepedulian sosial kepada sesama,” ujar Sekjen Indra Iskandar dalam sambutannya pada peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di lingkungan parlemen, Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah di lingkungan parlemen (DPR RI) di isi dengan kegiatan keagamaan dan aksi sosial melalui pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa. Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baiturrahman Sekretariat Jenderal MPR/DPR/DPD RI bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sekretariat Jenderal DPR RI tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Indra Iskandar menambahkan, kegiatan yang diselenggarakan DKM Baiturrahman bersama UPZ Setjen DPR RI tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan di lingkungan DPR, MPR, dan DPD RI, khususnya selama bulan Ramadan.

Selain itu, pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa diharapkan dapat menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Qur’an yang mengajarkan pentingnya berbagi serta memperhatikan kelompok yang membutuhkan.

“Spirit Nuzulul Quran adalah bagaimana iman yang kita miliki dapat mendorong lahirnya kepedulian sosial. Karena itu kegiatan santunan ini diharapkan mampu menginspirasi kita semua untuk terus menumbuhkan semangat berbagi,” katanya.

Indra Iskandar juga mengapresiasi berbagai kegiatan keagamaan yang secara rutin dilaksanakan di Masjid Baiturrahman. Menurutnya, masjid yang berada di lingkungan Kompleks Parlemen tersebut, tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan spiritual bagi para pegawai serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan parlemen.

Ia berharap kegiatan keagamaan seperti peringatan Nuzulul Quran dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas spiritual sekaligus mempererat silaturahmi di lingkungan parlemen.

“Semoga kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi benar-benar meninggalkan nilai dan inspirasi bagi kita semua untuk memperkuat iman serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.

Kegiatan Ramadan Fast 1447 H

Sebelumnya Sekjen DPR RI Indra Iskandar membuka kegiatan Ramadan Fast 1447 H yang diselenggarakan oleh Badan Keahlian (BK) DPR RI . Dalam sambutannya, Indra menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkumpul dalam suasana Ramadan yang penuh berkah dan menjadi momentum penting untuk melakukan penyegaran spiritual di tengah padatnya aktivitas kerja di lingkungan DPR RI.

“Kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul pada sore hari ini dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Indra saat membuka kegiatan Ramadan Fast 1447 H, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, Ramadan memberikan ruang bagi seluruh pegawai untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus menjaga keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan kehidupan batin.

“Di tengah dinamika pekerjaan di Sekretariat Jenderal DPR yang menuntut profesionalitas, ketelitian, dan dedikasi tinggi, kegiatan seperti Ramadan Fast menjadi sangat penting karena memberikan ruang bagi kita untuk menyeimbangkan aktivitas keseharian dengan penguatan nilai-nilai spiritual,” katanya.

Indra juga mengapresiasi Badan Keahlian DPR RI yang terus menggagas kegiatan positif selama bulan Ramadan. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremonial, tetapi mampu memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial.

“Kita berharap melalui kegiatan seperti talkshow, berbagi dengan sesama hingga kebersamaan dalam berbuka puasa, kita diingatkan kembali bahwa setiap pekerjaan yang kita lakukan sejatinya dapat menjadi bagian dari ibadah apabila dilandasi niat baik, integritas, dan semangat memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Keahlian DPR RI Bayu Dwi Anggono menjelaskan bahwa Ramadan Fast merupakan ruang refleksi sekaligus upaya menyeimbangkan aktivitas profesional dengan penguatan nilai spiritual di tengah padatnya tugas mendukung pelaksanaan fungsi DPR RI di bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Menurut Bayu, rangkaian kegiatan Ramadan Fast meliputi lomba video dakwah kreatif antar pusat di lingkungan Badan Keahlian, talkshow Ramadan, serta kegiatan santunan dan buka puasa bersama anak yatim yang akan dilaksanakan pada pertengahan Maret.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya mendekatkan ibadah secara personal, tetapi juga memperkuat kebersamaan, silaturahmi, serta menumbuhkan semangat positif dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari keluarga besar Badan Keahlian DPR RI,” kata Bayu. (id10)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |