Ternyata Ini Rahasia China Bisa Jadi Eksportir Furnitur Terbesar Dunia

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengusaha furnitur Indonesia menilai kekuatan utama industri furnitur adalah membangun ekosistem industri yang saling terhubung. Hal ini sudah dilakukan oleh China sebagai pemain utama furnitur dunia, dengan ekspor furnitur terbesar dunia dengan nilai US$ 36 miliar pada 2024.

"Kekuatan sesungguhnya terletak pada kemampuan membangun ekosistem yang membuat seluruh pelaku industri bergerak lebih efisien, lebih produktif, dan lebih kompetitif," Ketua Umum Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Abdul Sobur, Jumat (29/5/2026).

Dalam kunjungannya ke Nankang, Jiangxi, China, Ia menggambarkan Nankang sebagai contoh nyata bagaimana sebuah kawasan bisa tumbuh menjadi pusat furnitur dunia karena seluruh rantai industrinya bergerak dalam satu arah. Mulai dari bahan baku, mesin produksi, desain, logistik, pendidikan vokasi, perdagangan digital hingga dukungan pemerintah berjalan secara terintegrasi.

Sistem tersebut sangat relevan bagi Indonesia, terutama ketika industri mebel dan kerajinan dalam negeri masih sering dipandang sebagai sektor tradisional. Padahal, industri ini memiliki posisi strategis karena mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Ia menyoroti panjangnya rantai ekonomi yang terlibat dalam industri furnitur nasional. Dari petani kayu, pengrajin, operator mesin, desainer, pekerja finishing, hingga distribusi dan pemasaran ikut hidup dari sektor tersebut.

"Sektor mebel dan kerajinan merupakan industri padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar," ujar Sobur.

Selain itu, industri furnitur juga dinilai memiliki efek berganda yang luas karena terhubung dengan sektor kehutanan, perkebunan, perdagangan, ekonomi kreatif hingga pariwisata. Namun di luar kontribusi ekonomi, ada nilai lain yang jauh lebih besar. Furnitur dan kerajinan Indonesia disebutnya menjadi representasi identitas bangsa di pasar global.

"Mebel dan kerajinan sesungguhnya adalah wajah Indonesia di mata dunia," katanya.

Indonesia sebenarnya memiliki modal kuat untuk menjadi salah satu pusat furnitur dan kerajinan dunia. Kekayaan bahan baku, tradisi kerajinan, keberagaman budaya hingga pasar domestik besar menjadi keunggulan yang sulit ditandingi banyak negara.

"Keberhasilan industri tidak lahir dari satu kebijakan atau satu perusahaan besar. Keberhasilan lahir dari konsistensi membangun ekosistem selama bertahun-tahun," ujarnya.

Sobur juga menegaskan Indonesia tidak perlu meniru negara lain untuk menjadi pemain besar industri furnitur dunia. Yang dibutuhkan adalah keberanian membangun model industri nasional yang sesuai dengan karakter dan kekuatan Indonesia sendiri.

"Indonesia tidak perlu menjadi China kedua. Indonesia harus menjadi Indonesia pertama," kata Sobur.

(hoi/hoi)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |