Jakarta, CNBC Indonesia - Perang Rusia dan Ukraina masih terus berlanjut. Dilaporkan RT, Jumat (19/6/2026), setidaknya 17 orang terluka setelah militer Ukraina melancarkan serangan drone terbesarnya ke Moskow Rusia, Kamis waktu setempat.
"Pertahanan udara menembak setidaknya 194 UAV saat mendekati ibu kota Rusia dalam semalam," tulis Walikota Sergey Sobyanin dalam postingan Telegram.
"Beberapa drone berhasil melewatinya dan menyebabkan kebakaran, dan para saksi mata melaporkan adanya asap hitam tebal dalam jumlah besar di beberapa daerah di dalam dan luar kota," ujarnya.
Beberapa drone juga dilaporkan mencapai Kilang Minyak Moskow di distrik Kapotnya tenggara kota tersebut. Namun, ujar Sobyanin, petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi.
"Puing-puing dari drone yang jatuh menyebabkan kerusakan kecil pada sebuah bangunan di pusat perbelanjaan Sadovod di tenggara Moskow," katanya lagi.
Hal sama juga diakui Gubernur Wilayah Moskow Andrey Vorobyev melalui Telegram. Ditambahkannya, sembilan orang, termasuk seorang anak berusia tiga tahun, menderita luka pecahan peluru dan luka lainnya di kota Kotelniki di timur ibu kota akibat serangan tersebut.
"Sebuah drone menabrak sebuah blok apartemen di kota Zhukovsky, yang terletak 20 km tenggara ibu kota. Satu orang dirawat di rumah sakit di kota itu dengan luka di sini," ujarnya.
Ia mengatakan puing-puing dari drone yang hancur, berjatuhan di beberapa lokasi di Lyubertsy, sebelah timur Moskow. Menurutnya, dua pria dirawat di rumah sakit di sana, salah satunya mengalami cedera pinggul dan yang lainnya mengalami patah lengan, tulisnya.
"Atap mal Belaya Dacha di dekat Jalan Lingkar Moskow terbakar selama penggerebekan oleh pasukan Ukraina," kata Vorobyev.
"Pemerintah mengumumkan bahwa mereka menutup sementara mal tersebut," ujarnya.
"Satu orang juga terluka di Solnechnogorsk dan satu lagi dalam serangan di pusat dunia Sadovod," tambahnya lagi.
Lebih Dari 550 Drone
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan lebih dari 550 drone Ukraina telah ditembak jatuh di seluruh negeri sejak Rabu malam. Menurut otoritas setempat, satu orang tewas dan dua lainnya terluka dalam serangan pesawat tak berawak di kota Gukovo di Wilayah Rostov.
Kementerian Pertahanan di Moskow mengatakan pada hari Kamis bahwa pasukan Rusia kembali melakukan serangan semalam terhadap infrastruktur energi terkait militer Ukraina sebagai tanggapan terhadap serangan teroris oleh Kiev. Sebuah depot bahan bakar di luar Kiev dan sebuah kilang minyak di Wilayah Poltava diserang dengan rudal dan drone.
4 Bandara Internasional Kena Dampak
Sementara itu, serangan drone tersebut memicu gangguan pada wilayah udara di sekitar ibu kota Rusia. Empat bandara internasional di ibu kota terkena dampak, menurut badan transportasi udara federal, Rosaviatsia.
"Sebanyak 527 penerbangan ditunda atau dibatalkan di bandara Sheremetyevo, Vnukovo, Domodedovo, dan Zhukovsky," tulis Interfax.
(sef/sef)
Addsource on Google

2 hours ago
3
















































