Jakarta, CNBC Indonesia - Bea Cukai Tegal buka suara terkait beredarnya viralnya video di media sosial yang menampilkan penggeledahan Warung Madura untuk mencari rokok ilegal hingga memunculkan narasi upaya pungutan liar.
Berdasarkan narasi yang menyertai video viral itu, penggeledahan disebut-sebut terjadi di Balaraja, Tangerang, Banten.
Dalam video yang berdurasi sekitar 22 detik di platform X, terlihat pemilik warung menanyakan alasan pemeriksaan yang dilakukan pada malam hari.
Petugas yang menggunakan seragam bea cukai mengatakan waktu kerjanya memang selama 24 jam.
Lalu, pihak warung meminta petugas untuk menunjukkan surat keterangan tugas. Setelahnya, tampilan video langsung berakhir.
Merespons viralnya video itu, pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) telah memberikan keterangan.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Tegal, Aflachul, membenarkan bahwa dua petugas dalam video tersebut merupakan petugas Bea Cukai yang melakukan pemeriksaan di Desa Balamoa, bukan Balaraja.
"Terkait kegiatan pemeriksaan oleh Bea Cukai Tegal di Desa Balamoa (bukan Balaraja), Kabupaten Tegal, kami sampaikan bahwa pemeriksaan tersebut benar dilakukan oleh petugas Bea Cukai Tegal dalam rangka menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan pengiriman rokok ilegal," katanya melalui keterangan resmi, dikutip Jumat (8/5/2026).
"Petugas yang hadir dalam pelaksanaan tugas telah menunjukkan identitas serta surat perintah tugas kepada pihak pengelola/penjaga bangunan sesuai prosedur," tegas dia.
Bea Cukai membantah terkait dugaan pungutan liar yang mencuat dari video viral itu. Mereka juga menegaskan bahwa dalam pemeriksaan tersebut tidak terdapat permintaan atau penerimaan uang dalam bentuk apa pun.
"Adapun terkait dugaan pungutan liar, kami tegaskan bahwa dalam pemeriksaan tersebut tidak terdapat permintaan atau penerimaan uang dalam bentuk apa pun," tuturnya.
(arj/arj)
Addsource on Google

4 hours ago
4

















































