Visual Rebranding of Pop Mie: Strategi Mahasiswa President University untuk Menarik Konsumen Gen Z

5 hours ago 2
EkonomiNusantaraPendidikan

10 Maret 202610 Maret 2026

 Strategi Mahasiswa President University untuk Menarik Konsumen Gen Z

Ukuran Font

Kecil Besar

14px


JAKARTA, ( Waspada.id); Perubahan tren konsumen, khususnya dari generasi muda, mendorong banyak merek untuk terus memperbarui strategi branding mereka.

Generasi Z dikenal sebagai kelompok konsumen yang sangat dipengaruhi oleh visual, identitas merek, serta nilai estetika yang kuat di media sosial. Menanggapi fenomena tersebut, sekelompok mahasiswa dari President University di Cikarang, Jawa Barat mengembangkan sebuah konsep visual rebranding untuk produk mi instan cup Pop Mie dalam rangka tugas mata kuliah Brand Management.

Proyek akademik yang berjudul “Visual Rebranding of Pop Mie: A Strategic Approach to Attract Gen Z Consumers” ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana perubahan identitas visual dapat memperkuat daya tarik sebuah merek di kalangan konsumen muda.

Dalam tugas tersebut, para mahasiswa menganalisis identitas merek Pop Mie serta merancang konsep pembaruan visual yang lebih relevan dengan karakter dan preferensi Gen Z. Pop Mie sendiri merupakan salah satu produk mi instan cup yang diperkenalkan pada tahun 1987 oleh Indofood CBP Sukses Makmur. Produk ini dikenal luas sebagai makanan praktis yang dapat disiapkan hanya dengan menambahkan air panas.

Selama beberapa dekade, Pop Mie berhasil mempertahankan popularitasnya di pasar Indonesia, terutama di kalangan pelajar, mahasiswa, dan konsumen dengan gaya hidup aktif. Namun, dalam analisis yang dilakukan oleh para mahasiswa, desain visual Pop Mie sebelumnya dinilai masih relatif sederhana dan lebih menekankan aspek fungsional dibandingkan storytelling merek.

Hal ini membuat identitas visualnya kurang menonjol jika dibandingkan dengan tren desain modern yang lebih ekspresif dan berorientasi pada pengalaman visual konsumen. Melalui konsep rebranding yang dikembangkan, para mahasiswa mengusulkan desain logo baru yang lebih berani, penuh warna, dan memiliki karakter yang kuat. Salah satu elemen utama dalam desain tersebut adalah simbol bintang tujuh sudut yang ditempatkan di belakang tulisan “POP”.

Simbol ini merepresentasikan kesuksesan dan keberuntungan, sekaligus menjadi elemen visual yang memperkuat identitas merek. Selain itu, konsep desain juga menghadirkan ilustrasi tokoh Hanoman yang terinspirasi dari kisah Ramayana. Elemen budaya ini dipilih untuk menghadirkan sentuhan identitas Indonesia dalam desain modern, sekaligus menciptakan karakter merek yang lebih kuat dan mudah dikenali.

Dari segi warna, latar belakang biru tua digunakan untuk melambangkan kepercayaan dan stabilitas merek, sementara tipografi tebal dengan bentuk membulat menciptakan kesan ramah, energik, dan menyenangkan. Elemen visual mi berwarna kuning dengan ilustrasi garpu juga ditambahkan untuk memperkuat pesan bahwa produk ini praktis dan siap disantap kapan saja.

Selain pembaruan visual, proyek ini juga mengembangkan konsep komunikasi merek melalui jingle baru dengan tagline “Popmie! Tinggal Pop, Lapar Stop.” Jingle tersebut menggambarkan situasi sehari-hari yang dekat dengan kehidupan anak muda, seperti saat mengerjakan tugas, bermain, atau beraktivitas hingga larut malam.

Konsep iklan televisi yang diusulkan juga mengangkat unsur nasionalisme untuk memperkuat kedekatan emosional dengan konsumen Indonesia. Melalui proyek ini, para mahasiswa menunjukkan bagaimana pendekatan kreatif dalam brand management dapat digunakan untuk memperbarui citra merek yang sudah lama dikenal di pasar.

Konsep visual rebranding yang mereka kembangkan tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga pada penciptaan identitas yang lebih relevan dengan gaya hidup dan preferensi generasi muda.
Sebagai bagian dari tugas akademik, proyek ini juga menjadi contoh bagaimana mahasiswa dapat mengaplikasikan teori branding dan pemasaran secara praktis dalam menganalisis serta merancang strategi pengembangan merek di dunia nyata.(id12)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |