Arus Balik Lebaran Padat, Penumpang Diimbau Datang Lebih Awal Di KNIA

5 hours ago 2
HeadlinesSumut

25 Maret 202625 Maret 2026

Arus Balik Lebaran Padat, Penumpang Diimbau Datang Lebih Awal Di KNIA Arus balik penumpang memadati kounter check-in tiket di lantai II KNIA. Waspada.id/Bagus

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

DELISERDANG (Waspada.id): Arus balik penumpang pada Lebaran Idul Fitri 1447 H terus memadati Kualanamu International Airport (KNIA). Terkait hal itu, pihak pengelola bandara mengimbau agar penumpang datang lebih awal dari keberangkatan.

Pantauan Waspada.id, Rabu (25/3/2026) antrean calon penumpang untuk proses check-in tiket terjadi di sejumlah maskapai di KNIA. Para petugas yang bertugas di kounter tiket harus kerja ekstra untuk melayani penumpang, agar tak terjadi keterlambatan keberangkatan.

“Ya, benar antre panjang, untuk proses check-in tiket,” ucap sejumlah calon penumpang yang akan balik ke Jakarta.

Pihak pengamanan bandara juga turun guna memastikan tidak terjadinya penumpukan penumpang.

Sejauh ini, masih berjalan lancar, kendati antre panjang di kounter tiket maupun saat akan masuk ke ruang tunggu keberangkatan.

“Benar, memang arus balik padat, penumpang diimbau datang lebih awal dari keberangkatan,” ucap Humas PT Angkasa Pura Aviasi Muhammad Zul Andrika.

Sebelumnya,Plt. Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono menyatakan proyeksi arus balik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada akhir periode Lebaran.

“Berdasarkan data prognosa, puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+7 atau 29 Maret 2026, dengan estimasi pergerakan penumpang mencapai 26.495 orang,” katanya.

Terkait dengan hal tersebut, pihak PT Angkasa Pura Aviasi selaku pengelola telah menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan kelancaran operasional pada periode tersebut. (id101)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |