Bank-Bank Diminta Waspada Hadapi Petaka, Korbanya Sudah Bermunculan

2 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah bank di banyak negara diminta untuk waspada karena perkembangan AI. Model-model AI terkemuka dari OpenAI dan Anthropic dilaporkan bisa membobol beberapa perusahaan.

Parahnya, ini dilakukan tanpa bisa dikendalikan oleh manusia. Peringatan pada bank-bank itu telah diutarakan bahkan saat model AI Mythos milik Anthropic diperkenalkan.

CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon ikut dalam upaya mengingatkan industri perbankan soal bahaya model AI tersebut. Dia mendesak pemimpin perusahaan AS bergabung untuk melindungi infrastruktur kritis dari ancaman AI, dikutip dari Reuters, Sabtu (8/8/2026).

Bahkan, Dimon dilaporkan menghubungi langsung para petinggi dari bank besar, bank regional utama, hingga korporasi teknologi terkemuka. Dia juga memimpin langsung aliansi Alliance for Critical Infrastructure (ACI) yang merupakan wadah lintas sektor.

Gerakan ini telah menyasar lebih dari 40 perusahaan strategis sejak Juli lalu. Sektor yang masuk sangat bergantung pada teknologi seperti jasa keuangan, energi, penyedia air bersih, utilitas, telekomunikasi, maskapai penerbangan, hingga jaringan kereta api.

Mitigasi Risiko

ACI mengusung inisiatif untuk membangun pemahaman komprehensif soal pemanfaatan AI. Selain itu juga mengindentifikasi ancaman tersembunyi dan merumuskan standar pengamanan yang dibutuhkan.

Bukan hanya itu, kelompok yang menjalankan ACI diperkirakan bakal menjadi mitra untuk merumuskan kebijakan terkait bersama pemerintahan AS di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Dimon menyebut dirinya sebagai pemeran pendukung dalam inisiatif ini. Nama Tom Fanning selaku Ketua Eksekutif ACI disebutnya sebagai orang yang meletakkan fondasi kelompok beberapa waktu terakhir.

"Kelompok ini akan membantu menjadi jembatan penghubung dengan pemerintah, baik untuk memberikan masukan maupun menerima arahan dari pemerintah," ia menuturkan.

Selain JP Morgan, ACI juga diisi oleh perusahaan lintas sektor dari Mastercard hingga Berkshire Hathaway.

Sebelumnya Dimon juga telah memberikan peringatan keras soal potensi bahaya dari model AI Mythos. Menurutnya kapabilitas AI tingkat lanjut harus dikontrol dengan kuat.

"Anda sedang memberikan rudal balistik kepada individu dengan Mythos," ujar Dimon memperingatkan pada bulan Juli lalu.

Sementara itu, pemerintah federal AS juga meluncurkan inisiatif untuk melindungi diri dari masalah AI. Inisiatif bernama Gold Eagle pada Juli lalu mempertemukan berbagai pihak dari pengembang AI, operator infrastruktur vital dan sejumlah lembaga federal.

Pihak-pihak tersebut diharapkan bisa memetakan celah kerentanan yang ditemukan pada model AI. Dengan begitu mereka bisa melakukan koordinasi langkah perbaikan.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |