Ukuran Font
Kecil Besar
14px
LABUSEL (Waspada.id): Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menegaskan bahwa perencanaan pembangunan harus dimulai dari mendengar kebutuhan nyata masyarakat desa dan kelurahan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sungai Kanan pada Rabu (04/02/2026) di Aula Kantor Camat Sungai Kanan. Kegiatan ini bertujuan merumuskan prioritas pembangunan kecamatan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Labusel Tahun 2027.
“Perencanaan pembangunan tidak boleh lahir dari meja rapat semata. Ia harus berangkat dari desa, dari kebutuhan nyata masyarakat, dari apa yang benar-benar dirasakan di lapangan,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang berpartisipasi aktif, mulai dari perwakilan kelompok masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga aparatur desa dan kelurahan. Menurutnya, partisipasi masyarakat bukan sekadar pelengkap prosedur, melainkan fondasi utama pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“Musrenbang adalah wujud komitmen kita bersama. Di sinilah kepedulian itu diuji, apakah kita sungguh-sungguh ingin membangun daerah ini dengan hati dan tanggung jawab,” katanya.

Bupati menekankan bahwa arah pembangunan harus sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) visi Indonesia Emas 2045, namun tidak boleh menghilangkan jati diri dan kebutuhan lokal. “Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa desa yang kuat. Karena itu, setiap usulan yang kita susun hari ini harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat di daerah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Musrenbang harus berjalan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Perencanaan pembangunan Tahun 2027 juga telah berbasis Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) dengan pendekatan bottom-up planning.
“Keputusan yang baik lahir dari proses yang melibatkan banyak pihak sejak awal. Dengan begitu, pembangunan yang kita rancang akan lebih adil, akomodatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Setelah pembukaan, Bupati mendengarkan langsung paparan usulan prioritas dari delapan desa dan satu kelurahan di Kecamatan Sungai Kanan, yang dicatat sebagai bahan pembahasan pada Musrenbang Kabupaten. Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, anggota DPRD Labusel, Asisten Perekonomian, para pimpinan OPD, pejabat desa, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. [***]
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































