Ukuran Font
Kecil Besar
14px
PANYABUNGAN (Waspada.id): Dalam tausiyahnya, penceramah Ustadz Salman Ahmad Nasution menyampaikan bahwa profesi wartawan merupakan pekerjaan yang sangat mulia karena memiliki peran penting dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.
Tausiyah itu disampaikan saat Koperasi Wartawan Siabu Sekitar (Korwasis) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dari lima kecamatan.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Dalam rangka mempererat hubungan kekeluargaan antara sesama wartawan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.”
Acara berlangsung di Aula Kantor Camat Panyabungan Utara, Kamis (9/4/2026), dan dihadiri oleh Bupati Mandailing Natal yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Madina Afrizal Nasution, Plt Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Koperasi Madina, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam dari lima kecamatan di Daerah Pemilihan (Dapil) V, para kepala desa se-Dapil V, Korwil Siabu, kepala sekolah, pengajian ibu-ibu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta para tamu undangan lainnya.
Ustadz Salman menambahkan, “Selama ini mungkin ada anggapan bahwa wartawan itu menakutkan. Namun menurut saya anggapan itu kurang tepat. Wartawan memiliki tugas yang sangat mulia, yaitu mengontrol dan memberikan informasi kepada masyarakat”.

Menurutnya, wartawan memiliki peran penting dalam meluruskan informasi yang masih belum jelas agar menjadi terang dan dapat dipahami masyarakat secara benar. Ia juga mengingatkan pentingnya verifikasi dalam menyampaikan berita.
Ustadz Salman mengutip pesan Al-Qur’an dalam Surah Al-Hujurat yang mengajarkan umat Islam untuk berhati-hati ketika menerima sebuah informasi.
“Allah mengajarkan kepada orang-orang beriman agar memeriksa terlebih dahulu kebenaran suatu berita sebelum menyebarkannya. Hal ini sangat relevan bagi wartawan, karena berita yang belum jelas kebenarannya bisa menimbulkan kesalahpahaman bahkan merugikan banyak pihak,” jelasnya.
Ia menambahkan, jika profesi wartawan dijalankan dengan niat yang baik untuk menyampaikan kebenaran dan mencerdaskan masyarakat, maka pekerjaan tersebut dapat bernilai ibadah. “Pemberitaan yang baik bisa menjadi sedekah, bahkan menjadi amal jariyah apabila memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak wartawan dan seluruh masyarakat untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah demi kemajuan daerah.
“Hubungan antara wartawan dan pemerintah seharusnya saling mendukung. Media memiliki peran besar dalam menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat,” tambahnya.
Sebagai penutup tausiyah, Ustadz Salman mengingatkan jamaah tentang tiga amalan yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai “perniagaan yang tidak pernah merugi”, sebagaimana tercantum dalam Surah Fatir ayat 29.
“Tiga amalan itu adalah membaca Al-Qur’an, mendirikan salat, dan bersedekah dari rezeki yang Allah berikan. Orang yang mengamalkan tiga hal ini tidak akan pernah merugi, baik di dunia maupun di akhirat,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh hadirin untuk membiasakan membaca Al-Qur’an, menjaga salat tepat waktu, serta berbagi6 kepada sesama sesuai kemampuan.
Kegiatan Halal Bihalal tersebut berlangsung penuh keakraban dan diharapkan dapat mempererat hubungan antara wartawan, pemerintah, serta masyarakat dalam membangun Kabupaten Mandailing Natal ke arah yang lebih baik.(Id100)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































