Humbahas Raih Peringkat I Nasional Pendaftaran Varietas Lokal 2025

2 hours ago 1
EkonomiSumut

4 Februari 20264 Februari 2026

Humbahas Raih Peringkat I Nasional Pendaftaran Varietas Lokal 2025

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

JAKARTA (Waspada.id):  Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) menerima penghargaan sebagai daerah dengan pendaftaran varietas lokal terbanyak di nasional tahun 2025 dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Rabu (04/02/2026).

Penyerahan piagam dilakukan Kepala Pusat PVTPP Kementan Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc., dan diterima langsung Bupati Humbahas Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Bappelitbangda Pahala Lumban Gaol, ST., M.Sc., M.Eng., Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Tukka Siahaan, SP., MP., serta pejabat lainnya.

Kepala Pusat PVTPP mengapresiasi upaya Pemkab Humbahas dalam mendaftarkan varietas lokal. “Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan ditetapkan sebagai Pemda yang berkontribusi aktif dalam pendaftaran varietas lokal terbanyak peringkat I Nasional Tahun 2025,” ujarnya dalam sambutan.

Terdapat 24 varietas lokal berhasil terdaftar yaitu Cabai Merah Roberkat, Padi Lokal varietas Sisantik Rara, Sibelawan, Sidekke, Simedan, Sibirong, Siharumpang, Sitali, Simangantan, Sirias, Sipagul, Sidatang, Sigabe, Sibandung, Sigembira, Nilam Tarabintang, Kopi Onanganjang, Teh Sihikkit, Andaliman Sihikkit, Aren Bagot, Kemenyan Pollung, Terong Belanda Tiung, Mangga Bakkara, Durian Humbang.

Bupati Oloan P. Nababan menyampaikan terima kasih atas penghargaan dan mengatakan, “Kabupaten Humbang Hasundutan memiliki kekayaan varietas lokal yang tinggi, khususnya pada komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan dataran tinggi.”

Menurutnya, varietas lokal bukan hanya komoditas pertanian, melainkan juga warisan plasma nutfah, identitas masyarakat, dan sumber ekonomi masa depan. “Pada tahun 2025, kami berhasil mendaftarkan sebanyak 24 varietas lokal ke PVTPP Kementerian Pertanian. Capaian ini menjadi langkah awal strategis dalam memberikan perlindungan hukum, memperkuat legalitas, serta membuka peluang hilirisasi dan komersialisasi produk pertanian daerah guna mempercepat pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Untuk mendukung pengembangan varietas lokal, diperlukan langkah strategis seperti penyimpanan dan perbanyakan benih standar, pengembangan kebun koleksi, serta proses pelepasan varietas. Selain itu, penguatan pembinaan, pendampingan, dan hilirisasi juga menjadi penting agar varietas lokal memberikan nilai tambah ekonomi.

Kepala Bappelitbangda Humbahas menjelaskan bahwa sektor pertanian menyumbang sekitar 43 persen terhadap PDRB daerah. “Pengembangan lanjutan varietas lokal sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya lokal, peningkatan pendapatan petani, dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Humbahas dalam melindungi sumber daya genetik tanaman sekaligus meningkatkan nilai tambah dan daya saing sektor pertanian lokal. Diharapkan dapat terbangun sinergi berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah untuk pembangunan pertanian yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berkeadilan. [***]

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |