IHSG Ngebut, Asing Kabur Jual Saham-Saham Ini

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia — Aliran dana asing mengalir keluar dari pasar modal Tanah Air di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Selasa (10/2/2026).

Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih sebesar Rp707,77 miliar di seluruh pasar dan sebesar Rp917,26 miliar di pasar reguler. Di samping itu, mereka juga melakukan pembelian bersih sebesar Rp209,49 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Bumi Resources (BUMI) menjadi saham dengan net sell asing terbesar, yakni Rp 483,16 miliar. Lalu diikuti oleh Bank Central Asia (BBCA) Rp 328,08 miliar dan Darma Henwa (DEWA) Rp 145,67 miliar. 

Selengkapnya, mengutip Stockbit, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan Selasa:

  1. PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) - Rp483,16 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp328,08 miliar
  3. PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) - Rp145,67 miliar
  4. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) - Rp134,59 miliar
  5. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp129,79 miliar
  6. PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) - Rp97,29 miliar
  7. PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) - Rp70,32 miliar
  8. PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) - Rp66,21 miliar
  9. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) - Rp51,78 miliar
  10. PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp47,57 miliar

Sementara itu, IHSG kembali menguat. IHSG melesat 1,24% ke 8.131,74 pada penutupan perdagangan kemarin.

Nilai transaksi mencapai Rp 20,39 triliun, melibatkan 45,83 miliar saham dalam 2,45 juta kali transaksi. Sebanyak 556 saham naik, 144 turun, dan 116 tidak bergerak.

Saham-saham blue chip serta emiten milik konglomerat kompak tercatat menjadi penopang kinerja IHSG hari ini, dengan kontribusi indeks poin paling besar disumbang oleh Astra International (ASII) yang melesat 3,01% dan menyumbang 8,19 indeks poin.

Lalu disusul oleh Bank Mandiri (BMRI) yang menyumbang 8 indeks poin, Capital Finance Indonesia (CASA) dan Amman Mineral Internasional (AMMN) dengan sumbangan sekitar 5 indeks poin.

Sementara itu sejumlah saham yang hari tercatat menjadi pemberat utama kinerja IHSG termasuk BYAN, BBCA dan EMAS.

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |