Kemenag Samakan Arah Penguatan Moderasi Beragama Lintas Sektor

2 hours ago 1
Nusantara

6 Februari 20266 Februari 2026

Kemenag Samakan Arah Penguatan Moderasi Beragama Lintas Sektor

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

JAKARTA (Waspada.id) Sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian RI, berkumpul di Jakarta, Kamis (5/2/2026), untuk membahas penguatan moderasi beragama. Pertemuan ini digelar dalam Rapat Koordinasi Sekretariat Bersama (Sekber) Moderasi Beragama.

Rakor diinisiasi Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama dengan tujuan menyatukan arah kebijakan, indikator capaian, serta program lintas sektor penguatan moderasi beragama tahun 2026.

Sekretariat Bersama Moderasi Beragama dibentuk pada Oktober 2024 sebagai amanat Pasal 9 Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama. Bersamaan dengan itu, diluncurkan Aplikasi Pemantauan Implementasi Moderasi Beragama (API-MB). Rakor dibuka Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin yang mewakili Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Dalam sambutannya, Kamaruddin menegaskan bahwa penguatan moderasi beragama bertumpu pada dialog lintas iman serta pendalaman ajaran agama yang menebarkan kedamaian dan ketenteraman.
Ia menyebut Indonesia sebagai salah satu negara paling religius di dunia. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan modal penting yang perlu diarahkan pada pengamalan nilai-nilai agama secara substantif dalam kehidupan sehari-hari yang berdampak sosial.

“Narasi untuk memperdalam dan menerapkan ajaran agama dalam praktik bermasyarakat perlu terus disuarakan agar terbentuk kesadaran kolektif dalam membangun Indonesia yang rukun dan damai di tengah perbedaan,” ujarnya.

Kamaruddin menambahkan, Kementerian Agama saat ini mengembangkan sejumlah program strategis yang relevan dengan penguatan moderasi beragama, antara lain ekoteologi, kurikulum berbasis cinta, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Sementara itu, Kepala BMBPSDM Muhammad Ali Ramdhani menegaskan bahwa penguatan moderasi beragama merupakan kebijakan strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan aktif lintas kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya.

Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 BMBPSDM telah mencatat sejumlah capaian, di antaranya penguatan moderasi beragama bagi calon dai di daerah 3T, guru madrasah, serta pelatihan lintas kementerian dan lembaga dengan total peserta mencapai 1.772 orang.

Selain itu, BMBPSDM juga mengembangkan Rumah Moderasi Beragama, memperkuat 1.000 Kelurahan Moderasi Beragama, serta melaksanakan kampanye moderasi beragama di wilayah lintas agama dan budaya. Rakor ini turut dihadiri perwakilan kementerian koordinator, kementerian teknis, aparat penegak hukum, serta lembaga terkait.

Forum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyelaraskan indikator dan rencana program penguatan moderasi beragama lintas sektor pada 2026.

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |