Seorang warga Peusangan sedang membuka keran terlihat tidak mengeluarkan air, Jumat (6/2). Waspada.id/Fauzan
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
BIREUEN (Waspada.id): Sejak terjadinya banjir bandang di Kabupaten Bireuen, suplai air bersih dari PDAM Krueng Peusangan ke Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan mati total. Hingga sekarang ini belum ada tanda-tanda kapan airnya kembali normal.
“Padahal gampong kami sangat parah kena banjir, air bersih sangat kami butuhkan untuk kita lakukan pembersihan baik mencuci pakaian maupun membersihkan lumpur dalam rumah,” kata seorang warga Gampong Kapa, Marhalim, Jumat (6/2).
Dia menyebutkan, dari sejak terjadinya banjir hingga saat ini, diakuinya pihak PDAM belum pernah mendatangi gampong tersebut. Ia beberapa kali mencoba untuk menanyakan hal tersebut kepada pihak PDAM, namun setiap datang ke kantor itu, selalu mereka katakan yang bersangkutan sedang berada di lapangan.
“Mereka hanya datang kemari, bila telat kita bayar. Kondisi seperti ini karena pipanya dibawa banjir serta putus. Selama ini kebutuhan air ada yang disuplai oleh mobil tangki. Selain itu, selama ini kami gunakan air dengan seadanya, bila baju putih tidak bisa dicuci, jika dicuci, bajunya usai kering berubah warna kekuningan,” sebut Marhalim dengan nada kesal.
Plt Direktur PDAM, Krueng Peusangan, Khairul Mahbub, yang dikonfirmasi Waspada.id mengatakan, sebelum memasuki bulan Ramadhan, pihaknya akan berusaha mensuplai airnya kembali normal ke Gampong Kapa Kecamatan Peusagan. Sekarang ini, menurut dia, mereka sedang memperbaiki jaringan yang telah rusak dihantam banjir di Gampong Pante Lhoeng.
“Setelah selasai di Pante Lhoeng, ini sudah seminggu dikerjakan, nanti airnya kita lanjutkan perlahan hingga ke Gampong Kapa. Insya Allah sebelum puasa kita usahakan airnya sudah bisa disuplai kembali ke desa itu,” demikian Khairul Mahbub.(id73)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































