Suasana Ramadan mulai terasa di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Timur memadati Masjid Negara IKN untuk melaksanakan salat Tarawih perdana pada 1 Ramadan 1447 H, Rabu (18/2/2026), menandai mulai hidupnya ruang ibadah yang menyatukan masyarakat di kawasan ibu kota baru. (Dok. Humas Otorita IKN/Setyawan)
Masyarakat tampak antusias dengan memenuhi barisan shaf dalam menyambut bulan suci, menjadikan masjid tersebut sebagai tempat berkumpul dan mempererat ikatan sosial di tengah pembangunan Nusantara. (Dok. Humas Otorita IKN/Setyawan)
Tarawih pertama ini menjadi momentum penting dalam membangun kehidupan spiritual di IKN. Selain ibadah berjamaah, kegiatan juga diisi dengan tausiyah yang mengajak umat menyambut Ramadan dengan hati bersih serta niat yang lurus dalam menjalani ibadah dan kehidupan sehari-hari. (Dok. Humas Otorita IKN/Setyawan)
Dalam ceramahnya, Ustad Irfan Rosady selaku Dai Kementerian Agama Kalimantan Timur menekankan pentingnya memperbaiki niat. “Perbaikilah niat kita. Karena bila salah kita dalam menjalankan kehidupan dan beribadah, maka bersiaplah kita terjerumus dalam lembah penghinaan, maka dari itu kita mantapkan dan luruskan niat dalam menjalankan Ramadhan,” ujarnya. (Dok. Humas Otorita IKN/Setyawan)
Salah satu jamaah, Shakira, warga Sepaku, mengaku merasakan kenyamanan beribadah di Masjid Negara IKN. “Saya sangat antusias beribadah di Masjid Negara. Saya tidak menyangka masjid negara semegah ini,” ucapnya. Tarawih perdana tersebut menjadi awal rangkaian ibadah Ramadan sekaligus memperkuat peran Masjid Negara sebagai titik temu spiritual dan sosial bagi masyarakat yang mulai menata kehidupan di ibu kota masa depan Indonesia. (Dok. Humas Otorita IKN/Setyawan)

2 hours ago
4
















































