Pakar Ingatkan Jangan Timbun Uang Tunai, Cek Aturan Saldo Minimum Bank

10 hours ago 6
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebanyakan orang menyimpan uangnya di rekening bank. Menempatkan uang di bank tetap menjadi pilihan utama beberapa orang karena sifatnya yang likuid dan mudah diakses.

Tetapi, menimbun terlalu banyak dana di satu tempat saja bisa berisiko, seperti potensi penipuan atau kesalahan transaksi. Tak hanya itu, nilai uang tersebut juga terancam tergerus oleh inflasi jika hanya didiamkan dalam jangka panjang tanpa adanya pembagian ke instrumen lain.

Menurut para perencana keuangan umumnya menyarankan agar dana yang tersimpan di rekening cukup untuk memenuhi kebutuhan atau membayar tagihan selama satu bulan.

"Rekening tabungan sering kali tidak memiliki perlindungan seperti kartu kredit," yang berarti bahwa "dana bisa lebih sulit untuk dikembalikan" jika kartu Anda dibobol, ucap Jessica Goedtel, perencana keuangan bersertifikat di Pennsylvania, dilansir CNBC Make It, dikutip Sabtu (4/7/2026).

Maka demikian, menimbun uang tunai dalam jumlah besar di rekening bukanlah langkah yang bijak. Bahkan, menurut Gregory Guenther, cukup simpan dana untuk kebutuhan satu hingga dua minggu saja di rekening, sementara sisanya bisa dialokasikan ke instrumen yang lebih produktif.

"Jika terlalu sedikit, Anda akan merasa cemas tentang setiap gesekan; tapi jika terlalu banyak, Anda akan kehilangan pertumbuhan dalam akun dengan imbal hasil yang lebih tinggi. Titik yang tepat bersifat pribadi, tetapi itu akan membuat Anda hidup tanpa harus memeriksa ulang saldo Anda sebelum membeli bahan makanan," tegas Gregory.

Selain itu, perlu diingat pula, menyimpan sejumlah uang di rekening untuk kebutuhan sehari-hari berbeda dengan dana darurat.

Tabungan darurat dimaksudkan untuk pengeluaran besar yang tak terduga, seperti tagihan medis atau kehilangan pekerjaan.

Perencana keuangan biasanya menyarankan untuk menyisihkan tabungan darurat yang nilainya setara tiga hingga enam bulan di tempat terpisah yang mudah diakses, seperti rekening tabungan berbunga tinggi. Dengan begitu, uang tersedia saat Anda membutuhkannya kapanpun dan tanpa risiko.

Penting pula diketahui oleh masyarakat yang hendak membuka rekening khusus dana darurat bahwa terdapat aturan saldo minimum bank.

Para nasabah perlu mengetahui ketentuan saldo minimum yang berlaku pada masing-masing produk tabungan. Sebab, jika saldo rekening turun hingga menyentuh batas tertentu, nasabah berisiko mengalami kendala transaksi hingga rekening menjadi tidak aktif sesuai ketentuan bank.

Setiap bank menetapkan batas saldo minimum yang berbeda-beda, tergantung jenis tabungan dan segmen nasabah yang dituju. Sehingga penting bagi nasabah untuk memastikan dana di rekening tetap berada di atas batas minimum agar layanan perbankan dapat digunakan dengan normal.

Berikut aturan saldo minimum Bank Mandiri, BRI, BNI per Juli 2026:

1. Bank Mandiri

Mandiri Tabungan Rupiah: Rp100 ribu
Mandiri Tabungan Now: Rp25 ribu
Mandiri Tabungan Payroll: Rp10 ribu
Mandiri TabunganKu: Rp20 ribu
Mandiri SiMakmur - Laku Pandai: Bebas biaya

2. BRI

BRI BritAma: Rp50 ribu
BRI Simpedes: Rp25 ribu
BRI Junio: Rp20 ribu
BRI BritAma Bisnis: Rp50 ribu
BRI SimPel: Rp5 ribu
BRI TabunganKu: Rp20 ribu

3. BNI

BNI Taplus: Rp150 ribu
BNI Taplus Muda: tanpa saldo minimum
BNI Taplus Anak: Sesuaikan perjanjian yang berlaku
BNI Taplus Bisnis: Mulai dari Rp0 untuk perorangan, dan Rp1 juta untuk non perorangan
BNI Tapenas: Rp100 ribu
BNI TabunganKu Rp20.000.

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |