Pembangunan Gedung KDMP Aceh Besar 2026 Bergulir, Progres Masih Tahap Awal

6 hours ago 3
AcehEkonomi

31 Maret 202631 Maret 2026

Pembangunan Gedung KDMP Aceh Besar 2026 Bergulir, Progres Masih Tahap Awal Plt. Kepala Diskopukmdag Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si. (Waspada.id/Ist)

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

KOTA JANTHO (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) mulai mendorong pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di berbagai wilayah pada tahun 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskopukmdag Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si mengatakan progres pembangunan fisik saat ini masih berada pada tahap awal. Hal ini disebabkan karena pemerintah masih memprioritaskan penyelesaian aspek administrasi, khususnya terkait kesiapan lahan di masing-masing lokasi.

“Pembangunan kita lakukan secara bertahap. Saat ini memang sebagian besar masih di tahap awal karena fokus utama adalah memastikan kesiapan lahan terlebih dahulu,” ujar Sulaimi, Selasa (31/3/2026).

Berdasarkan data rekap pembangunan tahun 2026, tercatat lebih dari seratus titik lokasi yang direncanakan akan dibangun gedung KDMP. Namun, progres fisik yang telah berjalan masih terbatas dan didominasi capaian di bawah 5 persen.

Secara umum, mayoritas pembangunan KDMP saat ini juga mulai bergerak menuju tahap menengah, yakni berada pada kisaran progres sekitar 30 hingga 50 persen di sejumlah titik tertentu. Hal ini menandakan bahwa sebagian lokasi telah memasuki fase konstruksi aktif, meskipun belum dominan.

Di sisi lain, hanya sebagian kecil titik pembangunan yang telah selesai atau mendekati tahap penyelesaian. Sementara itu, masih terdapat beberapa lokasi dengan progres yang sangat rendah, sehingga akan menjadi prioritas percepatan untuk segera masuk ke tahap konstruksi dalam waktu dekat.

Data lahan per 31 Maret 2026 sendiri menunjukkan perkembangan yang lebih positif. Sebagian besar lokasi telah memiliki kejelasan status lahan, baik dari sisi administrasi maupun kesiapan untuk dibangun. Hal ini menjadi indikator penting bahwa fondasi pembangunan telah dipersiapkan dengan cukup baik.

“Alhamdulillah, progres penyediaan lahan sudah cukup baik. Ini menjadi dasar untuk mendorong percepatan pembangunan fisik pada tahap berikutnya,” kata Sulaimi.

Ia menjelaskan, adanya perbedaan antara kesiapan lahan dan progres fisik merupakan hal yang wajar dalam proyek pembangunan skala besar. Menurutnya, tahapan perencanaan, verifikasi, dan administrasi harus diselesaikan terlebih dahulu guna menghindari kendala di kemudian hari.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, lanjutnya, akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh titik pembangunan, serta mempercepat koordinasi dengan pihak terkait agar proses konstruksi dapat segera berjalan di lokasi yang telah siap. “Kami optimistis dalam beberapa bulan ke depan progres pembangunan akan meningkat, seiring dengan rampungnya tahapan administrasi,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, program pembangunan KDMP di Aceh Besar saat ini sudah berjalan, namun progresnya belum merata di seluruh wilayah. Pemerintah daerah menargetkan percepatan di titik-titik yang masih tertinggal agar pembangunan dapat lebih seimbang dan memberikan dampak maksimal.

Pembangunan gedung KDMP ini diharapkan dapat menjadi penggerak penguatan ekonomi masyarakat desa melalui koperasi, sekaligus meningkatkan pelayanan dan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aceh Besar. (id67)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |