Pentingnya Pembentukan Akhlak Dan Budi Pekerti Bagi Siswa

3 hours ago 2
AcehPendidikan

30 Maret 202630 Maret 2026

Pentingnya Pembentukan Akhlak Dan Budi Pekerti Bagi Siswa Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, SE, MM, bersama dengan guru dan murid SDN Buengcala usai upacara di SD Negeri Buengcala, Senin (30/3/2026). Waspada/Ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

KOTA JANTHO (Waspada.id): Suasana hari pertama masuk sekolah pasca libur Idul Fitri 1447 H dimanfaatkan sebagai momentum pembinaan karakter siswa. Camat Kuta Baro, Zahrul Fuadi, SE, MM, hadir langsung memimpin upacara di SD Negeri Buengcala, Senin (30/3/2026).

Dalam amanatnya, Zahrul Fuadi menekankan pentingnya pembentukan akhlak dan budi pekerti bagi para siswa, terutama dalam menghormati kedua orang tua dan guru sebagai fondasi utama dalam kehidupan.

“Anak-anak sekalian harus mengutamakan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Hormati orang tua di rumah dan guru di sekolah, karena dari merekalah kita mendapatkan ilmu dan keberkahan,” ujarnya di hadapan peserta upacara.

Murid SDN Buengcala mengibarkan sang saka merah putih pada upacara perdana pasca libur Idul Fitri di SD Negeri Buengcala, Senin (30/3/2026). Waspada/Ist

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh sikap dan perilaku.

“Percuma pintar jika tidak memiliki adab. Akhlak yang baik akan membawa kalian menjadi generasi yang sukses dan dihormati,” tambahnya.

Selain itu, Zahrul Fuadi mengajak seluruh tenaga pendidik untuk bersama-sama menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, yakni “Beut Kitab Bak Sikula” yang bertujuan memperkuat aqidah dan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.

“Saya mengajak para guru untuk terus mendukung program Beut Kitab Bak Sikula. Ini bukan sekadar program, tetapi upaya kita membentuk generasi yang beriman dan berkarakter sejak dini,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua sangat diperlukan agar program tersebut berjalan optimal.

“Kalau kita bergerak bersama, insyaAllah hasilnya akan lebih maksimal dalam membina anak-anak kita,” pungkasnya.

Kegiatan upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat, menandai dimulainya kembali aktivitas belajar mengajar setelah libur panjang Idul Fitri. Para siswa tampak antusias mengikuti upacara, sementara para guru diharapkan dapat terus berperan aktif dalam mendukung program pembinaan karakter di sekolah.

Momentum hari pertama masuk sekolah ini juga dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat kembali disiplin, semangat belajar, serta nilai-nilai kebersamaan di lingkungan sekolah. (id67)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |