MEDAN (Waspada.id):Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Yayasan Pendidikan Harapan (Yaspendhar) Medan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan digelar di halaman Kampus I Yayasan Pendidikan Harapan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (4/2).
Upacara peringatan HUT Yaspendhar dipimpin langsung oleh Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Harapan Medan, Adi Putra Darmawan Tahir, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Hadir dalam kegiatan itu pembina yayasan Ir.Amal Bakti Pulungan, MM, Ir. Alwin Sitorus, M.Si, Prof. Amrin Saragih, MA, Ph.D, dr.Dewi Fauziah Radja Syahnan,Sp.THT.
Pengawas Ir.Sadly Hakim Hutasuhut,MM, Mustaqim Harahap, D.PI,. Pengurus Dr. Tapi Rondang Ni Bulan, SE, M.Si, Najmi Usyairah, S.Pd, Hafriz Rifki Hafas, Bach, Mgmt,MM, Dr. Azwasyah Habibie, SE, M.Ak, Ani Muwarni Muhar SE, M.Si.
Dalam sambutannya, Adi Putra Darmawan Tahir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Yaspendhar hingga memasuki usia ke-59 tahun, termasuk dukungan dari masyarakat Kota Medan, insan pers, serta para alumni.
“Terima kasih atas dukungan yang luar biasa dari seluruh masyarakat, rekan-rekan pers, dan alumni. Berkat kebersamaan ini, Yaspendhar dapat terus berkembang hingga usia 59 tahun. Insyaallah, kami akan terus berbenah agar semakin baik dan mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.
Oplus_131072Ia menegaskan bahwa Yaspendhar berkomitmen untuk menyesuaikan sistem pendidikan dengan perkembangan era digital, termasuk rencana penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam proses pembelajaran. Menurutnya, dukungan alumni menjadi salah satu kekuatan utama dalam pengembangan sarana dan prasarana pendidikan.
Salah satu bentuk dukungan tersebut datang dari alumni SMP Harapan angkatan 1980 yang menyumbangkan ruang kelas modern lengkap dengan papan tulis elektronik dan akses internet. “Ini menunjukkan ikatan batin yang kuat antara yayasan dan alumni yang terus terjaga hingga kini,” tambahnya.
Adi juga menekankan pentingnya pendidikan berbasis nilai keislaman yang moderat, berwawasan kebangsaan, serta berakar pada budaya bangsa. Ia mengingatkan agar peserta didik mampu memilah informasi keagamaan di media sosial dan tetap berpegang pada nilai-nilai toleransi, kesantunan, dan saling menghargai.
Disampaikannya bahwa tanggal 4 Februari merupakan tanggal bersejarah bagi Yayasan Pendidikan Harapan. Yayasan ini didirikan pada tahun 1967 oleh 11 tokoh masyarakat Kota Medan yang memiliki kepedulian besar terhadap masa depan pendidikan dengan nuansa Islami yang kuat.
Nilai iman dan moral menjadi landasan utama dalam perjuangan pendidikan Yaspendhar selama hampir enam dekade. Berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari rehabilitasi bangunan, penambahan ruang kelas, hingga peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh kampus Yaspendhar.
Pada kesempatan tersebut, pihak yayasan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik dan karyawan atas dedikasi dan pengabdiannya. Sebagai bentuk apresiasi, dilakukan penyerahan pin penghargaan kepada guru dan karyawan yang telah mengabdi selama 30 tahun, serta penyerahan cendera mata sebagai simbol penghormatan atas loyalitas dan kontribusi mereka
Ketua II bidang sarana dan prasaran Hafriz Rifki Hafas, Bach, of Mgmt mengatakan, sejak didirikan 59 tahun yang lalu, Yaspendhar telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pilar penting dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dengan komitmen dan konsistensi, Yaspendhar terus berupaya menyediakan pendidikan berkualitas yang tidak hanya fokus pada kecerdasan akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter, etika, dan jiwa kepemimpinan dalam bentuk Iman, Ilmu dan Amal. Visi ini telah melahirkan ribuan alumni berprestasi yang kini berkarya di berbagai bidang, membawa nama baik almamater dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Peringatan HUT ke-59 Yaspendhar diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencetak generasi penerus bangsa yang beriman, berilmu, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat”, ujarnya.(Id13)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.



















































