Protes Bantuan Perbaikan Rumah Tak Tepat Sasaran Warga Blang Naleung Mameh Segel Kantor Geusyik

2 hours ago 2
Aceh

13 Februari 202613 Februari 2026

Protes Bantuan Perbaikan Rumah Tak Tepat Sasaran Warga Blang Naleung Mameh Segel Kantor Geusyik Karena belum mendapatkan bantuan perbaikan rumah korban banjir, Jumat (13/2), warga kepung dan segel Kantor Geusyik Gampong Blang Naleung Mameh Kec. Muara Satu Kota Lhokseumawe. (Waspada.id/Zainuddin Abdullah)

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Pasca penyerahan bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi Siklon Sinyar Tahap I, Jumat (13/2), kini warga Gampong Blang Naleung Mameh Kec. Muara Satu melakukan aksi protes dengan mengepung dan segel kantor geusyik (kepala desa).

Para warga Gampong Blang Naleung Mameuh yang mengaku sebagai korban banjir melakukan aksi protes karena menduga bantuan perbaikan rumah tidak tepat sasaran.

Perwakilan masyarakat Blang Naleung Mameh Saferi menghubungi Waspada.id mengatakan mereka menilai penyaluran bantuan dana perbaikan rumah tidak transparan. Apalagi orang yang menerima bantuan tersebut ada yang tidak layak sebagai korban banjir.

Saferi menjelaskan sebelumnya rombongan warga sudah mendatangi Kantor Wali Kota Lhokseumawe tepat saat acara penyerahan bantuan dana perbaikan rumah korban banjir.

Namun mereka tidak mendapat penjelasan yang masuk akal dan hanya diberi janji dan harapan akan mendapat bantuan susulan.

Setelah kembali dari Kantor Wali Kota setempat, para warga berbondong-bondong mengepung Kantor Geusyik Blang Naleung Mameh. Mereka mempertanyakan data penerima bantuan tidak transparan dan terkesan tertutup.

Karena tidak puas dan merasa tidak adil, akhirnya warga kompak menyegel pintu Kantor Geusyik Blang Naleung Mameuh.

“Kami ingin penjelasan dan keterbukaan informasi soal data penerima bantuan. Kenapa ada yang tidak berhakpun bisa mendapatkan bantuan. Sedangkan yang benar-benar terkanan musibah banjir malah tidak dapat,” ujarnya.

Saferi mengaku pada pukul 16.30 WIB, akhirnya warga baru mendapatkan informasi dari perangkat desa bahwa nanti malam akan digelar rapat.
Dalam rapat tersebut akan dibahas persoalan penerimaan bantuan perbaikan rumah terdampak banjir.

“Warga baru mau bubar setelah mendapatkan informasi akan digelar rapat nanti malam membahas masalah bantuan tersebut. Nanti malam kita lihat, apakah ada solusi atau tidak,” paparnya.

Sementara itu Wali Kota Lhokseumawe Sayuti. A. Bakar gagal dikonfirmasi dan tidak merespon pesan Waspada.id.

Di sisi lain Wakil Wali Kota Husaini kepada Waspada.id merasa terkejut dan memberi tanggapan.

Husaini mengatakan, padahal tadi pagi dalam acara penyerahan bantuan, sudah dijelaskan oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar SH MH, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

“Bahwa bagi yang belum mendapatkan bantuan masih bisa diusulkan namanya kembali untuk diverifikasi sebagai penerima bantuan. Buat apa ribut kan sudah peluang untuk yang belum dapat,” tandasnya. (id.72)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |