Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten milik Raffi Ahmad, PT. RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) mengungkapkan penggunaan dana hasil pencatatan saham perdananya di pasar modal. Seperti diketahui, RANS resmi melaksanakan IPO sebulan lalu.
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) Nagita Slavina mengungkapkan, dana hasil IPO dialokasikan untuk pelunasan hutang.
"Untuk dana IPO sendiri, sebenarnya yang baru direalisasikan itu adalah pelunasan utang. Ini sekarang, semuanya masih on going, sesuai dengan prospektus," kata Nagita dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip Selasa (11/8/2026).
Meskipun Ia tidak dapat mengungkapkan secara rinci, namun hal itu sesuai dengan prospektus perseroan yang menyebutkan bahwa sekitar Rp 29,95 miliar atau 6,98% digunakan untuk pembayaran kredit dan investasi.
Selain itu, Nagita juga menyampaikan, pasca IPO, RANS juga menggandeng PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) dalam rangka memperkuat kemitraan strategis melalui rangkaian kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP) yang mencakup live entertainment, musik, festival, dan pengalaman keluarga.
"Integrasi ini membuktikan bahwa sinergi antara corporate brand dan creator platform," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Global Marketing Director Mayora Group Ricky Afrianto menyampaikan, kerja sama ini bukan hanya memperkuat brand equity seluruh produk Mayora, tetapi juga menjadi komitmen dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif serta ekonomi lokal di berbagai daerah Indonesia.
Sebagai informasi, RANS telah menerbitkan sebanyak 2.525.000.000 saham baru atau sebesar 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per saham, sehingga menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar.
Selain pembayaran utang, dana hasil IPO akan digunakan untuk memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang. Antara lain, sekitar 37,61% atau sebesar Rp 161,5 miliar untuk penyelenggaraan konser, 19,80% atau sebesar Rp 85 miliar untuk akuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia, 18,64% atau sebesar Rp 80 miliar untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland.
Selain itu, 8,15% atau sebesar Rp 35 miliar untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence bersama PT Feedloop Global Teknologi, dan sebesar Rp 37,8 miliar untuk memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.
(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]

3 hours ago
3
















































