Mahasiswa STIK bersama personel Polres Pidie memberikan layanan kesehatan gratis kepada warga Huntara Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Jumat (13/2/2026). Waspada.id/Ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
Di Hunian Sementara Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, kehidupan berjalan dalam kesederhanaan. Warga masih menata ulang masa depan, sementara anak-anak tumbuh di ruang yang jauh dari kata ideal.
Di tempat seperti inilah kehadiran negara diuji, bukan lewat kebijakan di atas kertas, tetapi lewat tindakan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 85 memilih hadir dengan cara yang sederhana namun bermakna melayani.
Bersama jajaran Polres Pidie, mereka menggelar bakti kesehatan, trauma healing, serta penyaluran bantuan sosial bagi warga huntara. Tidak ada panggung besar, tidak ada seremoni berlebihan. Yang tampak justru interaksi hangat antara mahasiswa dan masyarakat.
Sebagian mahasiswa duduk sejajar dengan anak-anak, mengajak mereka bermain dan bercerita. Di sisi lain, pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan pendekatan ramah, membuat warga merasa dilayani, bukan sekadar didata.Kegiatan ini menunjukkan satu hal penting, pendidikan kepolisian bukan hanya soal strategi keamanan, tetapi juga pembentukan empati.
Suasana pelayanan kesehatan di Huntara Blang Pandak, Tangse, saat mahasiswa STIK dan personel Polri mendengar langsung keluhan warga. Jumat (13/2/2026) Waspada id/IstKapolres Pidie, Jaka Mulyana, Jumat (13/2), menilai keterlibatan mahasiswa STIK menjadi bukti bahwa calon perwira Polri dilatih untuk memahami masyarakat sejak dini. Kehadiran STIK Angkatan 85 di Tangse,Kabupaten Pidie bukan sekadar program pengabdian kampus.
Ia menjadi cermin bahwa generasi baru Polri sedang dibentuk dengan kesadaran sosial yang lebih kuat, bahwa keamanan tidak lahir dari kekuatan semata, tetapi dari kepercayaan masyarakat. Bagi warga Blang Pandak, Kecamatan Tangsel,Kabupaten Pidie mungkin kegiatan itu hanya berlangsung sehari.
Namun bagi STIK Angkatan 85, langkah kecil itu adalah latihan penting, belajar menjadi aparat yang tidak hanya hadir saat masalah muncul, tetapi hadir sejak masyarakat membutuhkan. Dan di situlah kepercayaan publik mulai tumbuh, perlahan, tetapi nyata.
Muhammad Riza
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































