Jakarta, CNBC Indonesia- Ganguan rantai pasok global imbas langkah Iran melarang tanker minyak, kapal dagang maupun perikanan melintasi selat Hormuz di tengah perang Iran Vs Amerika Serikat dan Israel menjadi kekhawatiran terhadap gangguan ekonomi dan tekanan pasar keuangan dunia.
Kondisi ini mengerek harga minya dunia melampuai angka USD 100 per barel dan menekan pergerakan bursa saham global yang kompak terjerembab ke zona merah.
IHSG pada penutupan perdagangan, Senin (09/03) melemah 3,27% ke level 7.3367 dengan Rupiah terkoreksi 0,21% ke Rp 16.935 per Dolar AS.
Seperti apa analisa pergerakan pasar modal RI? Selengkapnya simak ulasan Maria Katarina dengan Equity Analyst CNBC Indonesia, Gelson Kurniawan dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 09/03/2026)
Add
source on Google

3 hours ago
3
















































