Zakaria Rambe/Dok
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
PANYABUNGAN (Waspada.id): Agar lahan yang menjadi aset PT. Perkebunan Sumatera Utara (PDU) tidak menjadi korban keserakahan para mafia tambang, sangat dibutuhkan ketegasan dari Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution.
Demikian Pengamat Hukum dan sosial, Zakaria Rambe ketika dimintai pendapatnya mengenai lahan BUMD PT PSU di Desa Patiluban kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang kini viral diduga diserobot dan dijadikan lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI), Selasa (14/04).
“Gubernur seharusnya bertindak tegas. Jangan dibiarkan, apalagi diduga ada keterlibatan oknum. Baik dari dalam maupun dari luar,” jelas Zakaria.
Ketua JAMPI Sumut ini juga menegaskan, seharusnya pihak manajemen PT. PSU terlebih dahulu mengetahui apa yang terjadi di lokasinya. Serta dapat melakukan penghalauan terlebih dahulu.

“Saya duga pihak manajemen tahu, dan kemungkinan sudah kebagian. Namun ini perlu memang dibuktikan. Seandainya tidak juga seharusnya manajemen, mulai dari Direksi hingga manajer bisa menghalau di awal sehingga tidak jadi pembiaran,” tegas Zakaria Rambe yang merupakan Alumni Fakultas Hukum UMSU 1991 tersebut.
Melihat ini semua, Zakaria pun berharap, Gubernur Sumut, baik secara langsung maupun melalui Kepala OPD yang berkaitan dengan PT. PSU agar bertindak tegas.
Dia mengatakan, tindakan tegas Gubernur diperlukan agar lahan yang menjadi aset BUMD ini bisa dijaga dan dirawat serta diolah dengan baik.

“Sudah saatnya Pak Bobby bertindak tegas. Jika memang ada manajemen yang terlibat akibat pembiaran ini, langsung dievaluasi. Hal ini agar pembiaran tidak semakin lama dan membuat para mafia tambang itu merasa berkuasa,” tandasnya mengakhiri.(Id100)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































