Wabup Tapsel, Jafa Syahbuddin Ritonga, buka seminar nasional 'How to Be a Great Teacher'. (Waspada.id/Ist)
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
SIPIROK (Waspada.id): Sebanyak 1.200 orang guru di Kabupaten Tapanuli Selatan diproyeksikan menjadi guru yang hebat dengan mengikuti seminar nasional ‘How to Be a Great Teacher’.
Seminar nasional ini diselenggarakan Dinas Pendidikan Tapsel bersama Dewan Pimpinan Pusat Teacher Preneur Nusantara dengan mengusung tema “Menjadi Pengajar yang Menginspirasi dan Menggerakkan Generasi Bangsa”.

Diikuti peserta yang terdiri dari kepala sekolah, dua guru per sekolah SD, SMP, dan PAUD, seminar diadakan di Aula Sarasi Lantai III kantor Bupati Tapsel di Sipirok, Rabu (08/04/2026).Menghadirkan Coach Syafii Efendi, MM, President OIC Youth Indonesia.
Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, melalui Wakil Bupati, Jafar Syahbuddin Ritonga. mengapresiasi penyelenggaraan seminar nasional yang sangat relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini.
Katanya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh guru semata. Namun peran guru tetap menjadi faktor paling strategis sebagai motivator utama dalam membentuk karakter peserta didik.
“Guru adalah motivator terbaik bagi anak-anak kita. Lingkungan belajar yang baik lahir dari guru yang mampu menginspirasi. Karena itu guru harus terus berkembang dan tidak boleh berhenti belajar,” kata Wabup Jafar.
Perubahan zaman berlangsung sangat cepat. Sehingga tenaga pendidik dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, metode pembelajaran, dan dinamika global.

Wabup Tapsel berbagi pengalaman tentang pentingnya budaya literasi dan semangat belajar yang kuat. Ia menilai keberhasilan pendidikan di negara maju, salah satunya ditopang budaya membaca dan semangat akademik yang tinggi.
“Kita harus membangun budaya belajar yang kuat. Guru memiliki peran besar membentuk karakter anak agar cinta ilmu, disiplin, dan memiliki motivasi belajar yang jelas,” ujarnya.
Mengacu pada pengalaman pada masa pandemi COVID-19, Jafar mengingatkan bahwa dunia pendidikan harus siap menghadapi perubahan situasi kapan pun. Adaptasi teknologi pembelajaran menjadi kunci keberlanjutan pendidikan.
Ia mencontohkan inovasi pembelajaran digital yang pernah dilakukan memanfaatkan media rekaman pembelajaran hingga tayangan edukasi berbasis daring agar siswa tetap dapat belajar dari rumah.
Lebih lanjut, Jafar mendorong para guru untuk terus meningkatkan kompetensi akademik maupun profesional, hingga jenjang pendidikan tertinggi. “ungkin S2, S3, bahkan sudah ada post-doctoral. Semangat belajar itu harus terus hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Coach Syafii Efendi dalam paparannya mengajak guru menjadi Teacher Preneur. Yakni pendidik yang tidak hanya mengajar, tetapi mampu menginspirasi, berjejaring nasional maupun internasional, serta mandiri secara profesional dan finansial.
Materi seminar meliputi strategi mentalitas guru inspiratif, penguatan spiritual sebagai fondasi pendidik, strategi kemandirian finansial guru, kemampuan berpikir kompleks di era next normal, hingga pengembangan kompetensi pendidikan, entrepreneurship, leadership, dan public speaking.
Melalui seminar ini diharapkan lahir guru-guru inspiratif yang mampu menjadi penggerak perubahan pendidikan serta mencetak generasi bangsa yang berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Id45)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































