Gelson Kurniawan, CNBC Indonesia
23 March 2026 11:00
Jakarta, CNBC Indonesia - Eskalasi konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah terus menghadirkan tantangan terhadap stabilitas makroekonomi regional, tidak terkecuali bagi iklim investasi pada sektor energi di Israel.
Meskipun bayang-bayang risiko keamanan dan potensi gangguan operasional pada infrastruktur vital cukup tinggi, kinerja saham emiten energi yang melantai di Bursa Efek Tel Aviv (TASE) justru memperlihatkan daya tahan yang solid.
Hal ini mengindikasikan bahwa arus modal dari pelaku pasar masih bertumpu pada fundamental jangka panjang industri tersebut dibandingkan kepanikan sesaat.
Katalis Penopang Kinerja Sektor
Resiliensi sektor energi ini utamanya ditopang oleh peranan esensial gas alam sebagai komoditas strategis pertahanan ekonomi. Kepastian pemenuhan kebutuhan energi domestik dan keberlanjutan pemenuhan kontrak ekspor ke negara tetangga menjadi fondasi utama yang merawat kepercayaan investor institusi.
Selain itu, dinamika rantai pasok global yang berujung pada tren penguatan harga komoditas energi turut menyumbang sentimen positif. Kondisi ini memberikan ruang bagi emiten eksplorasi dan produksi untuk mengamankan margin keuntungan yang lebih stabil, mengimbangi sentimen negatif dari gejolak geopolitik.
Peta Kekuatan Emiten Utama
Mengacu pada data kapitalisasi pasar terbaru, lanskap industri ini dikuasai oleh korporasi yang memiliki portofolio aset lepas pantai. NewMed Energy memimpin di posisi puncak dengan valuasi mencapai Shekel Israel (ILS) 23,2 miliar, yang diikuti dengan apresiasi harga saham sebesar 61,0% secara yoy.
Berada di posisi kedua, Delek Group mencatatkan nilai kapitalisasi sebesar ILS 21,8 miliar. Emiten ini berhasil membukukan lonjakan kinerja saham paling masif di jajaran teratas, dengan pertumbuhan menyentuh level 128,5% dalam periode satu tahun terakhir.
Posisi tiga besar kemudian ditutup oleh Navitas Petroleum dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar ILS 16,9 miliar dan catatan imbal hasil saham 82,5%. Secara keseluruhan, stabilitas kinerja dari deretan perusahaan berkapitalisasi jumbo ini menjadi cerminan optimisme bursa.
Pasar modal menakar bahwa ketahanan aset strategis di sektor energi tetap memiliki prospek valuasi yang menjanjikan, terlepas dari kompleksitas situasi keamanan regional yang tengah terjadi.
-
Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(gls/gls)
Addsource on Google

6 hours ago
3
















































