Korban tewas akibat runtuhnya sebuah bangunan tua di Kota Tripoli, Lebanon utara, bertambah menjadi sembilan orangInsiden yang terjadi pada Minggu (8/2/2026) waktu setempat ini kembali menyoroti rapuhnya kondisi bangunan di kota termiskin di Lebanon tersebut, hanya beberapa pekan setelah kejadian serupa menelan korban jiwa. (REUTERS/Omar Ibrahim)
Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan bangunan yang runtuh berada di kawasan Bab al-Tabbaneh. Tim penyelamat masih melakukan pencarian korban selamat di bawah puing-puing, sementara aparat keamanan mengevakuasi bangunan di sekitar lokasi guna mengantisipasi runtuhan susulan. (REUTERS/Omar Ibrahim)
Seorang koresponden AFP yang berada di lokasi melaporkan tim penyelamat bekerja hingga larut malam, dengan sejumlah ambulans disiagakan. Direktur Jenderal Pertahanan Sipil Lebanon, Imad Khreish, mengatakan enam orang berhasil diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit. "Jumlah korban tewas saat ini sembilan orang," ujarnya kepada media lokal. (REUTERS/Omar Ibrahim)
Khreish menjelaskan bangunan tersebut terdiri dari dua blok dengan masing-masing enam unit apartemen. Warga setempat memperkirakan sekitar 22 orang berada di dalam gedung saat insiden terjadi. Kondisi bangunan yang sudah tua diduga menjadi salah satu penyebab utama runtuhnya struktur tersebut. (REUTERS/Omar Ibrahim)
Aktivis lokal Jumana al-Shahal menilai tragedi ini sebagai akumulasi kelalaian selama bertahun-tahun. "Ini adalah bukti kelalaian yang menumpuk di kota yang terlupakan ini," katanya kepada AFP di lokasi kejadian. Wali Kota Tripoli Abdel Hamid Karimeh bahkan menetapkan Tripoli sebagai kota yang dilanda bencana. "Ribuan warga kami terancam karena kelalaian selama bertahun-tahun. Situasi ini sudah di luar kemampuan pemerintah kota Tripoli," ujarnya kepada wartawan. (REUTERS/Omar Ibrahim)

2 hours ago
3
















































