Conte Terbuka Kembali Latih Timnas Italia

6 hours ago 6
Olahraga

Conte Terbuka Kembali Latih Timnas Italia

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MILAN (Waspada.id): Pelatih Napoli Antonio Conte terbuka untuk kembali melatih timnas Italia yang baru saja gagal bermain di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun sejak kegagalan pada edisi 2018.

“Kalau saya Presiden FIGC, saya akan mempertimbangkan diri saya sendiri,” kata Conte setelah membawa Napoli mengalahkan AC Milan 1-0 di Stadion Diego Armando Maradona, Selasa dini hari.

Pelatih berusia 56 tahun itu muncul sebagai salah satu kandidat terkuat untuk mengambil alih Azzurri yang gagal bermain di Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Bosnia dan Herzegovina pada babak play-off.

Jika pada akhirnya menjadi pelatih Italia, ini akan menjadi sebuah “comeback” untuk Conte karena ia sebelumnya pernah menangani Azzurri dari 2014 hingga 2016, sebelum ia pergi untuk mencari pengalaman baru di level klub bersama Chelsea.

Saat itu, Conte memimpin Italia dalam 25 pertandingan yang berakhir dengan 14 kemenangan. Turnamen terakhirnya kala itu adalah Piala Eropa 2016, dengan Italia menembus perempat final sebelum kemudian disingkirkan Jerman.

Saat ditanya dalam jumpa pers setelah Napoli mengalahkan Milan 1-0 untuk naik ke posisi kedua, apakah ia terganggu atau tersanjung dengan rumor terkait timnas Italia, jawaban Conte cukup terbuka.

“Jangan lupa bahwa tahun lalu, dalam tiga bulan terakhir musim, media ramai memberitakan bahwa saya akan meninggalkan Napoli untuk pergi ke Juventus, benar?” kata Conte.

“Media memang harus menulis sesuatu, dan wajar jika nama saya muncul dalam daftar itu. Kalau saya Presiden FIGC, saya akan mempertimbangkan diri saya bersama yang lain. Untuk banyak alasan, saya akan memasukkan Conte dalam daftar itu,” tambah dia.

“Bagaimanapun, saya sudah pernah bekerja dengan tim nasional dan saya mengenal lingkungannya. Saya merasa tersanjung, karena mewakili negara Anda adalah sesuatu yang luar biasa,” lanjut dia.

Saat dimintai komentarnya mengenai kegagalan Italia ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, Conte mengatakan bahwa perlu “sesuatu yang serius yang harus dilakukan”.

“Kita semua peduli dengan tim nasional dan sesuatu harus dilakukan,” kata Conte, pelatih yang semasa menjadi pemain turut menjadi bagian timnas Italia di Piala Dunia 1994 tersebut.

Sementara itu, di kesempatan berbeda, Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis mengakui bahwa ia terbuka untuk membiarkan Conte pergi di akhir musim demi menjadi pelatih timnas Italia.

“Jika Antonio meminta kepada saya, saya rasa saya akan mengatakan ya,” ujar De Laurentiis kepada wartawan di Los Angeles, saat pemutaran perdana dokumenter Scudetto keempat Napoli pada hari Senin.

“Namun, mengingat dia (Conte) sangat cerdas, selama belum ada pihak yang benar-benar serius dan sampai saat ini belum banyak, dia akan menahan diri untuk membayangkan dirinya memimpin sesuatu yang sepenuhnya tidak terorganisir,” tambah dia.

Saat ini, federasi sepak bola Italia (FIGC) tidak akan menunjuk pengganti Gennaro Gattuso hingga akhir Juni, karena presiden federasi baru yang ditinggal Gabriele Gravina akan dipilih pada 22 Juni.

Italia sendiri akan memainkan dua laga persahabatan pada bulan Juni dengan dipimpin oleh pelatih sementara. (id08/rtr)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |