Detik-Detik Kebakaran Pusat Logistik E-Commerce, Api Berkobar 52 Jam

16 hours ago 2

Kobaran api pada pusat logistik perusahaan e-commerce Coupang. Api dilaporkan berkobar 52 jam.

Asap mengepul dari pusat logistik Coupang di Incheon, Korea Selatamn, Senin (20/7/2026). (via REUTERS/YONHAP NEWS AGENCY)

Api dan asap mengepul dari pusat logistik Coupang di Kota Incheon, Korea Selatan (Korsel), Senin (20/7/2026). (via REUTERS/YONHAP NEWS AGENCY)

Asap mengepul dari pusat logistik Coupang di Incheon, Korea Selatamn, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Kobaran api pada pusat logistik perusahaan e-commerce Coupang yang melayani wilayah metropolitan Seoul berkobar selama lebih dari 52 jam atau terjadi sejak Sabtu lalu. Semua pekerja di dalam gedung telah dievakuasi dengan selamat. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Asap mengepul dari pusat logistik Coupang di Incheon, Korea Selatamn, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Melansir dari Reuters, otoritas Seoul mengatakan tidak ada korban jwa dalam kebakaran tersebut. Meski begitu bsnis dan pabrik di dekatnya diperintahkan untuk dievakuasi karena kekhawatiran bahwa sebagian bangunan dapat runtuh. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Asap mengepul dari pusat logistik Coupang di Incheon, Korea Selatamn, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.54 pada hari Sabtu pada antai enam pusat logistik atau pemenuhan pesanan Coupang No. 32 di Incheon, sebelah barat Seoul, dan menyebar ke lantai tujuh, menurut otoritas pemadam kebakaran. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Asap mengepul dari pusat logistik Coupang di Incheon, Korea Selatamn, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Puluhan truk pemadam kebakaran dan asap masih mengepul dari gedung meskipun hujan, sementara petugas pemadam kebakaran menggunakan drone untuk operasi disorientasi. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Asap mengepul dari pusat logistik Coupang di Incheon, Korea Selatamn, Senin (20/7/2026). (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Penyebab kebakaran belum dikonfirmasi, tetapi pusat pemenuhan pesanan tersebut menyimpan banyak barang yang mudah terbakar seperti produk rumah tangga, kotak kertas, dan kemasan vinil. Pihak berwenang berencana melakukan penyelidikan setelah api benar-benar padam. (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Kasus| | | |