Jaminan Kesehatan Lebih dari Singapura-Malaysia, Prabowo: We Are Rich

16 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan deretan program bantuan sosial yang terus digelontorkan pemerintah terhadap masyarakat miskin di Indonesia, termasuk untuk urusan kesehatan.

Besarannya kata dia bahkan berkali-kali lipat dibanding negara lain, seperti Singapura hingga Malaysia hanya untuk program jaminan kesehatan nasional atau JKN.

"Jaminan kesehatan nasional 96,8 juta orang,nyaris 100 juta. 20 kali lebih besar dari Singapura, 3,5 kali lebih besar dari Malaysia kita beri jaminan," kata Prabowo dalam acara Taklimat Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Selain itu, Prabowo pun menyebutkan, program bansos yang terus digelontorkan pemerintah juga lebih besar dibanding negara lain, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyasar 10 juta keluarga penerima manfaat dari desil 1-4.

Program itu ia sebut sudah menyesar sekitar 40 juta rakyat Indonesia berupa uang senilai Rp 70 ribu sampai dengan Rp 250 ribu per bulan.

Adapula dalam bentuk Sekolah Rakyat bagi anak masyarakat lapisan termiskin dengan nilai bantuan senilai Rp 4 juta per bulan. Belum lagi melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah yang menyasar 1,2 juta mahasiswa berupa bantuan biaya hidup bebas UKT (uang kuliah tunggal) Rp 800 ribu sampai dengan Rp 1,4 juta per bulan.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 22 juta siswa dalam bentuk uang tunai ratusan ribu rupiah, bantuan sembako Rp 200 ribu per bulan untuk 18 juta keluarga, serta Bansos Atensi maksimal Rp 2,4 juta per tahun per penerima yang hampir menyasar 90 ribu orang.

Adapula pemberian subsidi LPG, subsidi dan kompensasi solar, kompensasi pertalite, subsidi dan kompensasi listrik, diskon tarif listrik, diskon tarif kereta api, diskon tarif angkutan laut, hingga bantuan pangan.

"66 juta rumah tangga menerima subsidi LPG, 66 juta Rp 400 ribu rumah tangga, 2 kali Malaysia, 12 kali Singapura. Boleh juga ya pemerintah Indonesia," paparnya.

Dalam kesempatan itu, ia menyebut berbagai bantuan lain yang terus digelontorkan pemerintah, seperti makan bergizi gratis (MBG), cek kesehatan gratis, program magang bergaji UMK, sekolah unggul garuda, beasiswa LPDP, beasiswa S1 Garuda, beasiswa S1 Unhan, beasiswa Sekolah Taruna Nusantara, subsidi pupuk, subsidi bunga KUR, hingga sertifikat halal gratis.

"Tunjukkan negara mana seperti kita, ada yang lebih hebat pasti, bangsa Indonesia not bad lah. Jangan anggap enteng kita terus, we are strong. We are strong, we are rich, dan we will be richer," paparnya.

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |