Lokasi PT SOL di Sarulla - Pahae Kabupaten Tapanuli Utara. (Waspada.id/Ist)
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
TARUTUNG (Waspada.id): Kehadiran Sarulla Operations Ltd (SOL) di Kabupaten Tapanuli Utara bukan hanya tentang pengelolaan energi panas bumi, tetapi juga tentang membangun harapan dan masa depan masyarakat sekitar wilayah operasional.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial. “SOL secara konsisten menjalankan komitmennya dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat sejak masa konstruksi pada tahun 2015 hingga saat ini.
Komitmen sosial SOL di Tapanuli Utara terus diwujudkan melalui pelaksanaan lima fokus program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sekitar wilayah operasional”, ujar Humas PT SOL, Hindustan Sitompul kepada “Waspada.id” Sabtu (21/2) di Tarutung.
Dikatakan, di bidang peningkatan mata pencaharian, SOL mendukung pertanian bawang merah melalui pendampingan kelompok tani, budidaya lebah madu hutan. Sedangkan pendampingan dan pelatihan keterampilan bertenun, serta bantuan dana bergulir simpan pinjam perempuan.
Pada sektor pendidikan, perusahaan menghadirkan kursus Bahasa Inggris gratis bagi siswa SD dan SMP bagi sekitar 800 siswa/i dari 25 sekolah yang dilaksanakan dua kali seminggu.
Selain itu, sebut Sitompul, dilaksanakan program beasiswa setiap tahunnya kepada mahasiswa/i berprestasi.
“Melalui program kesehatan, SOL memperkuat posyandu lansia dan balita dengan bantuan rutin berupa vitamin, obat-obatan dan pemberian makanan tambahan (PMT). Di bidang infrastruktur, perusahaan mendukung pembangunan dan perbaikan jalan desa, jalan usaha tani, pipanisasi air bersih, dan irigasi,” ujarnya.
Untuk sektor seni, budaya, dan keagamaan, SOL berkontribusi dalam perayaan keagamaan dan pembangunan fasilitas rumah ibadah. Seluruh program diperkuat dengan pertemuan rutin bulanan bersama masyarakat sebagai bentuk transparansi dan keterlibatan stakeholder.
“Yang jelas, di dalam pelaksanaannya, program-program CSR tersebut selalu dikoordinasikan serta bekerjasama dengan pihak dinas terkait baik dari tingkat Pemerintah desa, sampai Kabupaten dan lembaga lainnya,” ujar Hindustan Sitompul.
Selain itu, sejak tahun 2015 hingga 2025, total dana CSR yang telah direalisasikan mencapai ± Rp24 miliar. “Anggaran itu bukan sekadar bentuk tanggung jawab perusahaan, melainkan kontribusi nyata dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Taput untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” imbuhnya.
Tidak hanya melalui CSR, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2016 tentang Besaran dan Tata Cara Pemberian Bonus Produksi Panas Bumi dan Peraturan Menteri ESDM No. 23 Tahun 2017 tentang Cara rekonsiliasi, penyetoran dan pelaporan Bonus produksi panas bumi, sejak mulai berproduksi pada tahun 2017 sampai dengan saat ini, SOL juga disiplin menyetorkan bonus produksi kepada Pemerintah Daerah Taput hingga triwulan 2025.
Hindustan menyebut, total bonus produksi yang telah disetorkan sudah mencapai sekitar Rp92 miliar. “Kontribusi ini memperkuat posisi SOL sebagai salah satu sumber pendapatan daerah yang strategis dan berperan dalam mendorong percepatan pembangunan daerah serta menegaskan peran SOL tidak hanya sebagai pengelola energi panas bumi, tetapi juga sebagai mitra strategis yang mendukung pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan daerah menuju Tapanuli Utara yang lebih sejahtera dan berkembang.
“Kehadiran SOL di Tapanuli Utara membuktikan bahwa investasi dan pembangunan dapat selaras untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui program yang terarah, partisipatif, dan berkelanjutan, SOL terus memegang komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat mewujudkan Taput yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkas Hindustan Sitompul. (Id52)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































