Rico Tri Putra Bayu Waas dan Zakiyuddin Harahap. Waspada.id/ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
MEDAN (Waspada.id): Genap satu tahun kepemimpinan Rico Tri Putra Bayu Waas sebagai Wali Kota Medan pada 20 Februari 2026 mendatang. Ketua Umum Pengurus Daerah KAMMI Medan, M. Amin Siregar yang akrab disapa Amin, menyampaikan pandangan positif terhadap capaian pembangunan Kota Medan selama setahun terakhir sejak 2025.
Namun demikian, ia tetap berharap aparatur pemerintah daerah terus meningkatkan kinerja dalam memajukan daerah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Kamis (19/2).
Amin menilai semangat juang Kota Medan dalam menghadapi masa transisi kepemimpinan pada 2025 patut diapresiasi. Pada triwulan I-2025, pertumbuhan ekonomi Kota Medan tercatat sebesar 3,93 persen, dan meningkat menjadi 5,01 persen pada triwulan III-2025. Peningkatan tersebut menunjukkan tren pemulihan dan penguatan ekonomi daerah yang semakin baik.
Selain pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan juga menjadi indikator penting capaian pemerintah kota. Persentase penduduk miskin di Kota Medan turun menjadi 7,25 persen pada 2025, atau menurun 0,69 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 7,94 persen.
“Kita harus objektif menilai kepemimpinan Bang Rico sebagai Wali Kota Medan. Pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan menunjukkan tren positif. Ini menjadi catatan baik bagi aparatur pemerintah daerah untuk semakin fokus bekerja demi kemaslahatan masyarakat Kota Medan,” ujar Amin.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Kota Medan merupakan hasil kesinambungan kepemimpinan dari waktu ke waktu. Saat ini, menjadi tugas Rico Waas bersama Wakil Wali Kota, Zakiyuddin Harahap, untuk melanjutkan pembangunan sekaligus melakukan pembenahan guna mempercepat kemajuan kota.
Selama satu tahun kepemimpinan, berbagai capaian pembangunan terwujud di sejumlah sektor strategis, di antaranya pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Di sektor pendidikan, Pemerintah Kota Medan menjalankan program beasiswa serta peningkatan kualitas guru. Upaya tersebut berdampak pada peningkatan Harapan Lama Sekolah dari 14,79 tahun pada 2024 menjadi 14,80 tahun pada 2025.
Pada sektor kesehatan, pembenahan fasilitas pelayanan kesehatan dan rumah sakit turut meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Angka Harapan Hidup tercatat sebesar 75,54 tahun pada 2025, meningkat 0,45 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 75,09 tahun.
Sementara itu, dalam sektor pelayanan publik, Pemko Medan berhasil meraih predikat “Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi” dan dinobatkan sebagai kota dengan tingkat pelayanan publik terbaik se-Sumatera Utara. Capaian tersebut diumumkan dalam ajang Penghargaan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Ombudsman Republik Indonesia.
Amin berharap capaian positif ini tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri. Ia mendorong agar komitmen reformasi birokrasi, peningkatan pelayanan publik, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil terus diperkuat, sehingga Kota Medan dapat semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera di masa mendatang. (id23)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































