Dalam peringatan HUT ke-1 bertajuk “One Beginning, Endless Becoming” yang digelar secara hangat di Jakarta, Rabu 8 April 2026, jajaran direksi dan komisaris merefleksikan perjalanan transformasi setahun terakhir. Fokus utamanya jelas, membangun fondasi sistem perikanan dari hulu ke hilir yang selama ini masih tersegmentasi.
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
JAKARTA (Waspada.id): Menginjak usia satu tahun, PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) tidak sekadar merayakan hari jadi. Perusahaan plat merah ini menegaskan posisinya sebagai motor penggerak baru dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia, khususnya melalui penyediaan sumber protein strategis dari sektor kelautan.
Dalam peringatan HUT ke-1 bertajuk “One Beginning, Endless Becoming” yang digelar secara hangat di Jakarta, Rabu 8 April 2026, jajaran direksi dan komisaris merefleksikan perjalanan transformasi setahun terakhir. Fokus utamanya jelas, membangun fondasi sistem perikanan dari hulu ke hilir yang selama ini masih tersegmentasi.
Direktur Sumber Daya Manusia dan Konsultan Karya Agrinas Jaladri, Jusarwanto, mengungkapkan bahwa fase awal ini merupakan periode krusial untuk menata “rumah tangga” perusahaan. Menurutnya, membangun perusahaan perikanan bukan sekadar urusan bisnis, melainkan membangun sistem integrasi potensi nasional.
“Satu tahun ini adalah awal dari perjalanan panjang. Kami tidak hanya membangun perusahaan, tetapi juga membangun sistem yang mampu mengintegrasikan potensi perikanan nasional menjadi kekuatan nyata bagi ketahanan pangan Indonesia,” ujar Jusarwanto di sela-sela syukuran internal.
Ke depan, Agrinas Jaladri tancap gas dalam memperkuat ekosistem perikanan yang mencakup budidaya, penangkapan, hingga pengolahan. Langkah terintegrasi ini diambil untuk menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi industri sehingga hasil laut Indonesia tidak lagi hanya dijual mentah, melainkan memiliki daya saing tinggi di pasar global.
Senada dengan itu, perwakilan Dewan Komisaris Basri Kinas Mappaseng mengingatkan, kunci keberhasilan transformasi ini terletak pada konsistensi tata kelola yang baik (good corporate governance).
“Transformasi bukan hanya perubahan struktur, tetapi perubahan cara berpikir dan cara bekerja,” tegas Basri.
Ia meyakini fondasi yang kokoh di tahun pertama akan menentukan seberapa jauh perusahaan mampu berlari sebagai entitas strategis negara.
Di tengah isu krisis pangan global, langkah Agrinas Jaladri mengoptimalkan sektor perikanan menjadi sangat relevan. Ikan sebagai sumber protein utama diharapkan mampu menjadi pilar stabilitas gizi nasional.
Melalui semangat adaptasi dan inovasi, Agrinas Jaladri berkomitmen untuk terus bertumbuh. Perayaan sederhana ini menjadi pengingat bahwa di balik operasional perusahaan, ada tanggung jawab besar untuk menjadikan industri perikanan nasional lebih efisien, terintegrasi dan menjadi kebanggaan di mata dunia. (id09)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































