Jakarta, CNBC Indonesia - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) saat ini tengah gencar mencari sumber cadangan emas baru, termasuk menjajaki peluang eksplorasi hingga ke luar negeri. Hal tersebut menyusul cadangan emas di Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor yang kian menipis.
Semula, Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (Antam) Untung Budiharto membeberkan produksi emas dari UBPE Pongkor saat ini berada di bawah 1 ton per tahun, bahkan hanya sekitar 450 kilo gram (kg) per tahun.
"Kita saat ini hanya bisa di bawah 1 ton Pak, malah 450 kg per tahun Pak, sehingga ini sangat minim sekali dan satu-satunya tambang emas yang dimiliki oleh Pongkor, di Antam itu Pongkor Pak," ungkap Untung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, belum lama ini.
Oleh karena itu, guna memenuhi kebutuhan produksi, Antam selama ini mengandalkan berbagai sumber. Mulai dari program buyback, pembelian dari pabrik dalam negeri, hingga impor dari luar negeri apabila terjadi kekurangan pasokan.
Di sisi lain, perusahaan juga telah mendapatkan penugasan untuk melakukan eksplorasi sumber cadangan baru di dalam negeri. Kegiatan tersebut akan diawali dengan kajian sosial di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Timur.
"Hanya saja, waktunya enggak bisa cepat Pak itu. Kalau saya tanya, 5 tahun baru bisa ditambang Pak, untuk mendapatkan cadangan dan resource yang ada di sana," katanya.
Selain kegiatan eksplorasi di dalam negeri, Antam juga tengah menyiapkan sejumlah strategi lain untuk memperkuat cadangan emas. Salah satunya yakni penjajakan ekspansi eksplorasi di luar negeri, termasuk di Arab Saudi.
"Serta menjajaki peluang eksplorasi luar negeri yang kami lakukan saat ini di Arab Saudi. Strategi ini dirancang untuk menyeimbangkan optimalisasi aset yang ada dengan membuka peluang pertumbuhan yang baru," ujar Untung.
(ven/wia)
[Gambas:Video CNBC]

1 hour ago
2
















































