Prabowo Masih Cari Calon Gubernur BI Baru, Banyak Nama Masuk Daftar

9 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto belum mengirimkan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI, terkait pengajuan calon definitif Gubernur Bank Indonesia (BI).

Saat ini, Presiden masih dalam proses menghimpun masukan dan berdiskusi sebelum menentukan nama yang akan diajukan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan hingga Jumat (7/8/2026), belum ada keputusan final maupun Surpres yang dikirimkan ke DPR.

"Kalau pertanyaannya berkaitan dengan Surpres pengajuan calon definitif Gubernur Bank Indonesia, sampai hari ini juga belum ada surpres dari Bapak Presiden yang dikirim ke DPR berkenaan dengan hal tersebut," kata Prasetyo, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (7/8/3026).

Ia menjelaskan, proses penentuan calon masih berlangsung. Menurutnya, Presiden dalam beberapa waktu terakhir banyak berdiskusi, menerima berbagai pendapat, serta meminta masukan sebelum mengambil keputusan sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia.

"Karena masih sedang berproses, Bapak Presiden dalam waktu-waktu, apa, terakhir ini banyak berdiskusi, banyak menerima pendapat, banyak meminta masukan, dalam kaitannya nanti pada waktunya yang sesuai dengan mekanisme yang sudah diatur, mengajukan ke DPR mengenai calon gubernur BI definitif. Tapi sampai hari ini tidak ada keputusan atau belum ada surpresnya," tuturnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai peluang Pelaksana Tugas Gubernur BI Destry Damayanti menjadi calon definitif, Prasetyo belum memberikan kepastian. Dia hanya menyebut saat ini mekanisme penunjukan pejabat sementara telah berjalan sesuai ketentuan.

"Kalau posisi hari ini kan sudah ada pejabat Gubernur Sementara yang memang diatur mekanismenya di Undang-Undang Bank Indonesia. Kalau apakah Ibu Destry salah satu yang diajukan, ini kan belum ada pengajuan," katanya.

Meski demikian, Prasetyo mengakui nama Destry menjadi salah satu figur yang masuk dalam pembahasan Presiden.

"Kalau pertanyaannya apakah Ibu Destry salah satu yang dipertimbangkan atau nama yang termasuk dibahas, ya bisa kami sampaikan itu sudah pasti itu, sebagai salah satu yang dibahas," ujarnya.

Kemudian mengenai kemungkinan nama lain seperti Muliaman Hadad, Prasetyo juga tidak membantah. Ia menyebut ada banyak nama yang sedang dipertimbangkan Presiden.

"Ada beberapa nama, banyak. Banyak," katanya.

Prasetyo juga mengungkapkan bahwa sejumlah nama yang masuk dalam pembahasan telah dipanggil Presiden untuk berdiskusi secara langsung.

"Ada. Ada lah. Ada sudah dipanggil," ucapnya.

Sementara terkait masa jabatan Destry sebagai pejabat sementara, apakah akan berlanjut hingga 2028 mengikuti sisa masa jabatan Perry Warjiyo atau akan ditinjau kembali, Prasetyo menegaskan keputusan tersebut masih dalam pembahasan.

"Kan ini sedang dirunding. Nanti pada waktunya diputuskan," pungkasnya.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |