Beras Bulog Mau Diekspor ke Arab Saudi, Zulhas Ungkap Alasannya

2 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar baik untuk calon jemaah haji yang akan berangkat tahun ini, di mana pemerintah berencana mengekspor beras produksi dalam negeri ke Arab Saudi untuk pemenuhan konsumsi jemaah haji. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan alasan pemerintah ingin mengekspor beras nasional ke Arab Saudi karena faktor kesesuaian rasa, di mana selama ini katering di Arab Saudi untuk jemaah haji Indonesia menggunakan beras jenis basmati.

Zulhas menilai beras jenis tersebut kurang cocok dengan selera masyarakat Indonesia yang lebih menyukai beras dengan tekstur lembut dan pulen. Sedangkan beras basmati cenderung lebih kering dan pera.

"Karena jemaah kita lebih suka beras yang teksturnya lembut dan lebih pulen. Kalau beras basmati itu kan kering, lebih pera, orang Indonesia kurang suka biasanya," kata Zulhas dalam konferensi pers, Senin (10/2/2026).

Senada dengan Zulhas, Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani juga mengatakan jemaah haji kurang suka dengan tekstur beras basmati, yang dipakai oleh katering-katering haji Indonesia di Arab Saudi.

"Kenapa harus pakai beras kita? Jadi banyak jemaah-jemaah kita yang di Arab Saudi enggak suka dengan beras-beras dari luar. Karena rasanya beda. Apalagi kan jemaah haji Indonesia kebanyakan lansia ya, begitu makan makanan hotel dan lain sebagainya, kan enggak selera makan mereka," kata Rizal.

Stok beras di gudang Bulog. (Dok. Kementan)Foto: Stok beras di gudang Bulog. (Dok. Kementan)
Stok beras di gudang Bulog. (Dok. Kementan)

Rizal menambahkan, akibat dari tidak seleranya jemaah haji menyantap hidangan bukan dari Indonesia, maka berpengaruh terhadap kesehatan dan stamina jemaah, sehingga berimbas ke jumlah korban jiwa yang semakin bertambah tiap tahunnya.

"Tujuannya apa pakai beras Indonesia? Supaya jemaah dari Indonesia bisa makan dengan nyaman dan enak. Tujuan salah satunya adalah mengurangi jumlah korban jiwa di Arab Saudi, karena, mohon maaf, jemaah haji kita paling banyak korban jiwanya di sana. Mudah-mudahan dengan adanya beras Indonesia ini bisa mengurangi jumlah korban jiwa jemaah Indonesia di Arab Saudi," jelasnya.

Adapun penyediaan beras khusus jemaah haji akan bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Bulog.

Zulhas memastikan stok nasional dalam kondisi sangat aman, di mana cadangan Bulog diprediksi mampu mencapai angka 4 juta ton pada tahun ini.

"Karena insya Allah tahun ini stok beras Bulog akan lebih dari 4 juta tahun ini, dan kita sudah swasembada, jadi sudah seharusnya jamaah haji kita juga bisa mengonsumsi beras dari kita," terang Zulhas.

(chd/wur)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |