Wakil Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM DPD Partai Golkar Sumatera Utara periode 2020–2025, Riza Fakhrumi Tahir. Waspada.id/ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
MEDAN (Waspada.id) – Wakil Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM DPD Partai Golkar Sumatera Utara periode 2020–2025, Riza Fakhrumi Tahir, memastikan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumut dilaksanakan secara konstitusional dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
Ia menegaskan, terpilihnya Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD Golkar Sumut merupakan hasil mekanisme yang sah dan demokratis.
Riza menyatakan hal tersebut berdasarkan keterlibatannya secara langsung dalam seluruh rangkaian Musda, mulai dari tahapan pendaftaran bakal calon ketua hingga penutupan sidang. Menurutnya, seluruh proses telah mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan Musda sebagaimana diatur dalam Juklak Nomor 02 Tahun 2025.
“Tidak ada satu pun tahapan yang melanggar aturan partai. Semua dijalankan sesuai Juklak dan konstitusi Golkar,” kata Riza.
Sebagai Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Musda, Riza mengaku turut bertanggung jawab mengawal jalannya kegiatan agar tetap berada dalam koridor aturan. Ia menyebut menerima mandat dari Pelaksana Tugas Ketua DPD Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, untuk bersama Ketua Steering Committee (SC), Syamsul Qamar, memastikan Musda berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Ia menjelaskan, sejak rapat awal panitia, dirinya aktif memberikan masukan, termasuk saat Rapat Paripurna I terkait penyusunan Tata Tertib Musda. Dalam forum tersebut, Riza menyoroti adanya pasal penting dalam Juklak Musda yang belum tercantum dalam Tata Tertib.
“Setelah disampaikan dalam sidang, pasal tersebut akhirnya dimasukkan dan disepakati oleh seluruh peserta,” ujarnya.
Riza juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses verifikasi bakal calon ketua. Ia mengaku meminta secara tegas agar hasil verifikasi diumumkan secara terbuka kepada peserta Musda, demi menjaga akuntabilitas dan kepercayaan forum.
“Pengumuman hasil verifikasi adalah perintah Juklak. Jika tidak dilakukan, justru melanggar aturan,” katanya.
Dengan seluruh tahapan yang dijalankan secara terbuka dan demokratis, Riza optimistis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar akan mengesahkan hasil Musda XI. Ia menegaskan Andar Amin Harahap layak dikukuhkan sebagai Ketua DPD Golkar Sumut untuk periode lima tahun ke depan.
Selain itu, Riza mengajak seluruh kader Partai Golkar Sumatera Utara untuk menghormati dan menerima hasil Musda XI sebagai keputusan tertinggi organisasi di tingkat daerah. Ia menilai perbedaan pandangan dalam forum Musda merupakan dinamika yang wajar dalam proses demokrasi internal, namun harus disikapi secara dewasa dan tetap menjunjung tinggi persatuan serta marwah partai.
Menurutnya, pasca-Musda, seluruh elemen Golkar Sumut perlu kembali merapatkan barisan dan fokus pada agenda konsolidasi organisasi. Riza menegaskan kepemimpinan Andar Amin Harahap diharapkan mampu memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput serta meningkatkan kesiapan Golkar Sumut menghadapi agenda politik ke depan.
Terkait adanya informasi keributan di luar arena Musda, Riza mengaku tidak berada di lokasi kejadian karena mengikuti persidangan di dalam ruangan. Ia memastikan seluruh proses sidang berlangsung aman, tertib, dan tanpa gangguan.
Ia pun sependapat dengan Panitia Penyelenggara agar aparat kepolisian mengusut tuntas insiden tersebut. Menurutnya, jika ditemukan adanya provokator maupun aktor intelektual, maka harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (id144)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































