Wakil Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sumut, Isma Padli Arya Pulungan, SAg, SH, MH. Waspada.id/ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
MEDAN (Waspada.id): Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Sumatera Utara diharapkan tidak hanya melahirkan ketua baru, tetapi juga sosok pemimpin yang mampu menjadi teladan dan pemersatu seluruh kader. Ketua terpilih nantinya dituntut mampu membawa Partai Golkar semakin dekat dengan rakyat serta sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sumut, Isma Padli Arya Pulungan, SAg, SH, MH, di Medan, Rabu (28/1). Ia menegaskan, ketua DPD Partai Golkar Sumut ke depan harus mampu berperan sebagai “imam” bagi seluruh kader.
“Ketua Golkar harus menjadi imam bagi kadernya, memberi keteladanan, mengayomi, dan mampu mempersatukan seluruh kekuatan partai. Golkar tidak boleh jauh dari persoalan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Isma Padli.
Menurutnya, Musda XI Golkar Sumut menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan peran partai, baik dalam fungsi legislasi, pengawasan, maupun kontribusi politik Golkar dalam mendukung pemerintahan daerah.
Isma Padli menilai, kepemimpinan Golkar Sumut ke depan harus memiliki visi yang jelas serta mampu memperkuat soliditas internal partai di tengah dinamika politik yang terus berkembang. Dengan soliditas tersebut, Golkar diharapkan dapat menjalankan perannya secara maksimal sebagai partai politik yang responsif terhadap aspirasi rakyat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Partai Golkar dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Menurutnya, Golkar sebagai partai besar harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Golkar harus hadir sebagai kekuatan politik yang konstruktif. Mendukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat, namun tetap memberikan kritik yang membangun apabila diperlukan,” katanya.
Dalam pelaksanaan Musda XI, lanjut Isma Padli, Steering Committee membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh unsur partai untuk menyampaikan masukan dan pandangan, termasuk dari Fraksi Golkar DPRD Sumut, DPD Golkar kabupaten/kota, serta organisasi sayap partai.
“Masukan dari Fraksi Golkar DPRD Sumut dan seluruh elemen partai sangat penting. Semua aspirasi akan kami rangkum dan sampaikan kepada Ketua Umum DPP Golkar sebagai bahan pertimbangan,” jelasnya.
Diketahui, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar telah menetapkan Musda XI Golkar Sumut digelar di Kota Medan pada 31 Januari hingga 2 Februari 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam surat resmi DPP Golkar sebagai dasar pelaksanaan Musda.
Sementara itu, pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Sumut telah dibuka sejak 28 Januari 2026 dan akan ditutup pada 2 Februari 2026. Terdapat 10 persyaratan yang wajib dipenuhi oleh bakal calon ketua sesuai ketentuan organisasi, meski DPP Golkar tetap memiliki kewenangan memberikan diskresi sesuai aturan dan pertimbangan strategis partai.
“Harapannya, Musda ini dapat menghasilkan kepemimpinan yang kuat, solid, dan mampu membawa Partai Golkar Sumatera Utara semakin dekat dengan rakyat,” pungkas Isma Padli. Rel
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































